| Banjir Tewaskan Ratusan Warga Pakistan |
| Ditulis oleh Erabaru | Kamis, 15 September 2011 |
|
Menurut sejumlah laporan, terdapat sekitar 260 orang tewas menyusul bertambahnya 20 korban dari Pakistan selatan Selasa (13/9). Tingginya curah hujan, memperparah banjir yang melanda provinsi Sindh. Sebagian besar korban meninggal dunia akibat tertimpa atap atau dinding rumah. Para petugas bantuan mengatakan banjir kali ini lebih parah dibandingkan banjir tahun-tahun sebelumnya. Banjir ini telah melumpuhkan kota utama Karachi. Sekolah dan pasar tutup sedangkan warga yang berangkat ke tempat kerja meninggalkan begitu saja kendaraan mereka di jalan-jalan dengan genangan air. Di kawasan pedesaan banyak warga yang mengungsi ke pinggir-pinggir jalan. Lebih dari lima juta orang terkena dampak banjir yang menghancurkan tak kurang dari satu juta rumah tersebut. "Yang kita ketahui adalah 22 dari 23 distrik yang ada dilanda banjir," kata Andro Shilakadze, petugas bantuan yang bekerja untuk UNICEF kepada BBC. Namun banyak yang menolak diungsikan karena alasan keberadaan ternak mereka. (Erabaru/BBC.Co.Uk/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Diganjar Penjara Seumur Hidup, Patek : Saya Mohon Maaf
- Takut Gempa Susulan Ribuan Warga Italia Mengungsi
- Chen Guangcheng Tiba di Amerika Serikat
- Pakistan Blokir Twitter
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Sepatu Hak Tinggi Sebabkan Gangguan Otot Kaki
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Jatuhnya Sukhoi "Human Error," Kegagalan Teknis atau Faktor Cuaca?
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu





Mozilla Firefox