Era Baru News >> Internasional >> Internasional >> AS Kembali Tekan China Soal HAM
AS Kembali Tekan China Soal HAM
Ditulis oleh Erabaru Sabtu, 12 November 2011

alt

Melalui Menteri Luar Negerinya Hillary Clinton, Amerika Serikat kembali menekan China untuk segera melakukan reformasi ekonomi dan bidang hak asasi manusia.

Desakan ini disampaikan saat melakuan pertemuan dengan rekannya Menteri Luar Negeri China Yang Jiechi, di Honolulu, Kamis (10/11), menjelang KTT Asia-Pasifik di Hawaii.

"Kami mengamati insiden terbaru di Tibet dimana sejumlah pemuda Tibet membakar diri mereka sebagai protes. Selain itu, kami juga memprihatinkan tahanan rumah yang masih diberlakukan untuk pengacara Chen Guangcheng," ujar Clinton.

"Kami terus menyerukan agar China segera menempuh jalan yang baru," tambah Clinton.

Etnis Tibet di seluruh China terus melakukan aksi protes terhadap pemerintahan Cina yang dianggap terlalu keras. Sejumlah aktivis hak asasi manusia mengatakan setidaknya lima biarawan dan dua biarawati tewas akibat membakar diri.

Sementara itu Chen Guangcheng seorang pengacara tuna netra yang menentang kebijakan satu anak China, dibebaskan dari tahanan tahun lalu.

Namun, para pemerhati HAM menyatakan Chen dan istrinya menderita aksi kekerasan awal tahun ini karena Chen menyelundupkan video soal penahanan rumah yang dijalaninya.

Melalui internet, para pemerhati HAM China mengorganisir diri dan berbondong-bondong menuju desa tempat tinggal Chen beberapa pekan ini untuk mendesak pembebasan sang pengacara.

Namun para preman bayaran mencegat dan memukuli siapapun yang datang ke desa tersebut. (Erabaru/BBC.Co.Uk/sua)