Era Baru News >> Internasional >> Internasional >> Dunia Butuh 600 juta Lapangan Kerja
Dunia Butuh 600 juta Lapangan Kerja
Ditulis oleh Erabaru Rabu, 25 Januari 2012

alt

Badan Perburuhan Internasional (ILO) menyebut kondisi pasar tenaga kerja global tahun ini akan jauh lebih buruk dibandingkan tahun lalu.

ILO menyebut situasi ini sebagai sebuah tantangan mendesak sebab negara-negara dunia harus mencetak sedikitnya 600 juta lapangan kerja selama satu dekade ke depan.

Memburuknya kondisi lapangan kerja ini diakibatkan oleh semakin lemahnya perekonomian dunia.

Bahkan, ILO menambahkan secara global sekitar 1,1 miliar orang menganggur dan hidup dalam kemiskinan.

"Di samping upaya berbagai negara, krisis lapangan kerja masih belum teratasi dan 1,1 miliar orang akan menganggur atau hidup dalam kemiskinan," ujar Direktur Jenderal ILO Juan Somavia, seperti dilansir BBC.

"Perkiraan kami kondisinya akan jauh lebih pesimistis dibanding tahun lalu dengan kemungkinan pelambatan pertumbuhan ekonomi yang serius," tambah pengamat ekonomi senior ILO Ekkehard Ernst.

Selain itu, ILO juga melaporkan setidaknya 29 juta orang penganggur baru di seluruh dunia akibat melambatnya perekonomian dunia sejak 2009.

Ke-29 juta orang ini, kata ILO, adalah mereka yang berhenti mencari pekerjaan karena mereka meyakini tidak akan memperoleh pekerjaan apapun.

Jika angka ini kemudian dijumlahkan dengan keseluruhan jumlah pengangguran dunia, maka angka pengangguran dunia meningkat menjadi 6,9% dari 6% penganggur tahun lalu.

Jumlah 6,9% ini sama dengan sekitar 225 juta orang di seluruh dunia.

ILO menambahkan generasi muda tetap menjadi kelompok yang paling menderita akibat krisis lapangan kerja dan masa depan sebagian besar dari mereka buram.

"Berdasarkan pengamatan ini, hanya sedikit harapan terjadinya perkembangan substansial dari prospek mendapatkan pekerjaan dalam waktu dekat," papar laporan itu. (Erabaru/bbc.co.uk/sua)