| Film ‘The Lady’ Suu Kyi Beredar Gelap di Burma |
| Ditulis oleh Erabaru | Sabtu, 04 Februari 2012 |
|
The Lady, Film tentang perjuangan Aung San Suu Kyi, yang dibintangi Michelle Yeoh, kini beredar gelap di Burma dalam bentuk DVD bajakan. "Kualitas DVD film tersebut sebenarnya tidak begitu bagus. Namun orang-orang tetap saja membelinya," kata salah seorang pedagang DVD di Yangon, kepada kantor berita AFP, hari Jumat (3/2). Sejumlah pihak berpendapat bahwa peredaran film Aung Saan Suu Kyi di Yangon, bisa dikatakan sebagai salah satu tanda kemajuan di Burma, meski dalam bentuk bajakan. Sebelumnya masyarakat bahkan tidak bisa berbicara terbuka tentang tokoh gerakan prodemokrasi peraih Nobel Perdamaian tersebut. Kini foto Aung San Suu Kyi sering menghiasi halaman depan koran dan majalah. Poster Suu Kyi juga bebas dijual di berbagai sudut Yangon. "Di masa lalu kita tidak bisa bebas menjual hal-hal yang berbau Aung San Suu Kyi," ujar pedagang di Yangon. Ia menjelaskan seiring dengan kran keterbukaan yang perlahan-lahan dibuka pemerintah, orang-orang mulai berbicara tentang Aung Sang Suu Kyi, termasuk menjual DVD film tentang dirinya. Namun ia masih was-was. "Kalau kami diperingatkan, kami tentu tidak berani menjual DVD ini," katanya. Perjuangan Aung San Suu Kyi mewujudkan demokrasi di Burma ditebus dengan biaya mahal. Suaminya meninggal di Inggris pada 1999 dan menjelang kematiannya, sang suami tidak diizinkan untuk menemuinya di Burma. Film The Lady berkisah tentang perjalanan hidup Aung San Suu Kyi sejak kembali ke Burma pada 1988. Partai yang ia pimpin menang pemilu pada 1990 namun rezim militer yang berkuasa menolak memberikan pengakuan. Yang terjadi kemudian adalah ia lebih banyak menghabiskan waktu menjalani tahanan rumah hingga akhir 2010. Rezim militer menggelar pemilu pada November 2010 yang menghasilkan pemerintah sipil, meski sebagian besar dari mereka adalah para pensiunan jenderal. Suu Kyi sendiri memprotes pemilu dan melancarkan boikot. Pemerintah mengejutkan banyak pengamat ketika dalam beberapa bulan terakhir mengizinkan Suu Kyi kembali berpolitik, menandatangani perjanjian damai dengan etnik minoritas, dan membebaskan ratusan tahanan politik. (Erabaru/bbc.co.uk/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Kampak Si Penebang Pohon
- Diganjar Penjara Seumur Hidup, Patek : Saya Mohon Maaf
- Takut Gempa Susulan Ribuan Warga Italia Mengungsi
- Chen Guangcheng Tiba di Amerika Serikat
- Pakistan Blokir Twitter
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Jatuhnya Sukhoi "Human Error," Kegagalan Teknis atau Faktor Cuaca?
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Belenggu Hati
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu





Mozilla Firefox