| Roket Korut Jatuh Berkeping-keping di Laut | Array Cetak Array | Surel |
| Ditulis oleh Era Baru News |
| Jumat, 13 April 2012 10:42 |
|
Roket yang diluncurkan oleh Korea Utara dilaporkan hancur dan jatuh berkeping-keping di laut. Roket itu terbelah sesaat setelah diluncurkan. Kementerian Pertahanan Jepang mengatakan roket tersebut terbelah menjadi empat setelah sempat meluncur hingga 120 kilometer pagi ini pukul 07.39 waktu setempat atau pukul 05.39 WIB. "Obyek terbang itu diyakini sempat mengudara selama lebih dari satu menit dan kemudian jatuh ke laut. Kejadian ini sama sekali tidak mempengaruhi wilayah kami," kata Menteri Pertahanan Jepang Naiki Tanaka kepada AFP yang disiarkan BBC, Jumat (13/4). Sebelumnya pemerintah Korea Selatan telah menyatakan bahwa peluncuran roket milik Korut tersebut mengalami kegagalan. Korea Utara harus menerima kecaman dari berbagai negara akibat rencana peluncuran ini. Sejumlah negara menilai peluncuran tersebut merupakan bagian dari upaya Korut dalam membangun teknologi militernya. Mereka menilai peluncuran roket ini merupakan uji roket jarak jauh yang dikemudian hari akan dilengkapi dengan hulu ledak nuklir. Pyongyang telah membantah bahwa peluncuran itu untuk kepentingan militer tetapi untuk kepentingan pengembangan ilmu pengetahuan di negara itu. Peluncuran roket itu juga merupakan bagian dari perayaan ulang tahun ke-100 mendiang pendiri Korut Kim Il-sung yang akan jatuh pada hari Minggu (15/02) nanti. "Obyek terbang itu diyakini sempat mengudara selama lebih dari satu menit dan kemudian jatuh ke laut," Naiki Tanaka. Pemerintah Korea Utara sejauh ini belum menyampaikan keterangan apapun pasca gagalnya peluncuran roket mereka. Sehingga belum ada konfirmasi apakah peluncuran roket itu memang gagal. Dewan Keamanan PBB hari Jumat waktu setempat rencananya akan menggelar rapat darurat untuk membicarakan peluncuran roket Korea Utara. Korut dibawah resolusi PBB saat ini memang dilarang untuk melakukan uji coba peluru kendali. Wartawan BBC di Seoul, Lucy Williamson mengatakan peluncuran ini sebelumnya sudah beberapa kali direncanakan oleh Korut termasuk saat Kim Jong-il memimpin negara itu. (bbc/asr) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Anggota DPRD DKI Jakarta Ancam Copot Jokowi
- Seorang Wanita Dengan Tangan Bionic 200.000 Dolar (Video)
- Direktur IMF Diperiksa Terkait Kasus Penyelewengan
- Seorang Pria Membunuh Ular Sanca Terbesar di Florida
- Sebuah Rezim Membuat Perang Terhadap Latihan Falun Gong Yang Damai
- Tidak Menyesal Berbuat Amal
- Seumur Hidup
- Pesimisme Terciptanya Kedaulatan Ekonomi oleh Menkeu Baru
- Hong Kong Menahan Praktisi Falun Gong
- Beban Hutang Negara Diatas Rp. 2000 Triliun
- Pendiri Falun Dafa Berbicara di Hadapan 8.000 Praktisi pada Konferensi New York
- Menyingkap Perampasan Organ di Masanjia
- Tiga Milyar Orang dalam Bahaya Ketika Memasak Makanan
- Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak
- Parade Akbar New York Mengungkap Perjalanan Sejarah Falun Dafa
- Wakil Presiden Parlemen Eropa Serukan Kebebasan Pers di China





Mozilla Firefox