| Gempa Kembali Guncang Italia, 15 Tewas | Array Cetak Array | Surel |
| Ditulis oleh Erabaru News |
| Rabu, 30 May 2012 00:17 |
|
Gempa kuat kembali mengguncang kawasan Emilia, Italia utara, menewaskan sedikitnya 15 orang, menurut media setempat. Survei Geologi Amerika Serikat menyebutkan gempa berkekuatan 5,8 pada skala Richter di kawasan yang diguncang gempa sekitar 10 hari lalu yang menewaskan tujuh orang. Gempa Selasa ini (29/5) memperburuk kerusakan berbagai gedung akibat gempa pertama di Mirandola, Finale Emilia, San Felice, dan Cavezzo. Di kota Mirandola, di dekat pusat gempa, Gereja San Francis runtuh dan hanya bagian muka yang masih berdiri. Media Italia melaporkan getaran gempa juga dirasakan di Milan, Bologna dan bahkan sampai di perbatasan wilayah dengan Austria. Banyak warga lari keluar rumah ketika merasakan getaran pada pukul 09:03 pagi waktu setempat. Gempa membuat panik ribuan warga yang telah tinggal di tenda-tenda atau mobil sejak gempa pertama pada 20 Mei. Chris Brewerton, yang tinggal di Mantua atau sekitar 45 menit dari pusat gempa, mengatakan peristiwa itu sangat menakutkan. "Saya duduk di belakang meja kerja pada pukul 09:00 waktu Italia dan kursi saya mulai bergerak. Jadi saya tahu apa yang terjadi sehingga saya lari ke halaman," tutur Brewerton. Empat orang tewas di Mirandola, antara lain dua orang di dalam pabrik yang ambruk. Wartawan BBC di Modena melaporkan gempa susulan terjadi beberapa kali, antara lain gempa susulan cukup besar pada siang hari sehingga warga kembali berhamburan ke jalan-jalan. Banyak warga menghubungi nomor layanan darurat sehingga jaringan telepon di daerah-daerah yang terkena gempa melebihi kapasitas. Layanan kereta di sebagian daerah di Italia utara dihentikan untuk sementara. Perdana Menteri Italia Mario Monti berjanji pemerintah akan berusaha maksimal untuk membantu warga secepat mungkin. (Erabaru/bbc.co.uk/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Rahasia Tidur Nyenyak
- Tanaman Bisa Saling Mendengar
- Hidup Kembali dengan Mesin CPR Setelah Meninggal 40 Menit
- Hong Kong Menahan Praktisi Falun Gong
- Beban Hutang Negara Diatas Rp. 2000 Triliun
- Tikus Yongzhou
- Satu Anak Meninggal, Lebih dari 60 Terinfeksi Flu H1N1 di China Selatan
- Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak





Mozilla Firefox