| Pemandangan Menakjubkan Planet Mars |
| Ditulis oleh Oleh: Michael Hanlon | Sabtu, 30 Januari 2010 |
|
Seperti yang diperlihatkan pada beberapa gambar menakhjubkan ini, alat tersebut telah mengambil gambar close-up paling spektakuler selama mengorbit pada planet itu.
Akibatnya Mars ditutupi secara spektakuler, dekat tebing vertical, bekas reruntuhan puing-puing dataran raksasa tepi kawah. Para wisatawan masa depan, akan dapat menikmati salah satu ngarai raksasa 2.500 mil, Valles Marineris, yang akan menenggelamkan Grand Canyon.
Mars bukan hanya sistem tata surya terpanjang dengan ngarai paling terjal namun juga memiliki gunung berapi tertinggi (pegunungan Olympus, pada 89.000 kaki---tiga kali lebih tinggi dari Everest), yang memliliki kawah paling terjal, tebing tertinggi dan pasir laut terbanyak yang selama jutaan tahun terkikis terus menerus oleh badai Mars.
Susunan formasi yang menyerupai laba-laba yang ditemukan di sekitar kutub Mars diperkirakan semacam 'geiser es'. Ini sesungguhnya dunia makhluk asing. Sejak abad ke-19, para ilmuwan telah memperdebatkan bagaimana dunia seperti Mars tersebut-namun pada 1970-an, pemikiran tentang Mars telah mati, nyaris tanpa ruang perdebatan, dingin dan hampir dipastikan bukan tempat tinggal bagi kehidupan.
Namun kini, pendapat mulai berbeda. Sebagian telah melihat bahwa Planet Merah tersebut bukanlah tidak bersahabat seperti yang kita bayangkan. Dua penjelajah NASA, Spirit dan Opportunity, yang telah menjelajah Mars sejak 2004, menemukan bebatuan kuno yang kemungkinan telah dibentuk akibat mengeringnya lautan Mars.
Kontroversi seputar kemungkinan keberadaan air di permukaan Mars---merupakan syarat mutlak bagi sumber kehidupan. Beberapa gambar mempesona, yang telah diambil oleh penjelajah Peneliti Mars Global dari orbit, menunjukkan ada sesuatu yang nampak seperti mata air atau sungai kecil yang mengalir deras menuruni tebing curam.
|
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Kampak Si Penebang Pohon
- Diganjar Penjara Seumur Hidup, Patek : Saya Mohon Maaf
- Takut Gempa Susulan Ribuan Warga Italia Mengungsi
- Chen Guangcheng Tiba di Amerika Serikat
- Pakistan Blokir Twitter
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Bahasa Misterius Ditemukan Dalam Tablet Kuno
- Jatuhnya Sukhoi "Human Error," Kegagalan Teknis atau Faktor Cuaca?
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Belenggu Hati
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu

Planet Merah, Mars, yang telah membuat kita terpesona, tidak terlihat seperti benda angkasa lainnya. Kami belum menjelajahi sebagian dari dunia yang mirip Bumi pada tata surya ini secara langsung, namun enam puluh armada kecil penjelajah ruang angkasa telah menyusup dan menelusuri permukaan Mars yang berdebu tersebut.
Karena Mars hanya memiliki sedikit kandungan udara, tentu saja air tidak secara substansial mengalir dan tidak ada tumbuhan yang dapat ditemukan. Pelapukan dan erosi begitu penting pada permukaan Bumi, namun di Mars melalui proses berbeda.
Apa yang nampak seperti alas tidur melintang ular sungai kuno di dataran okre--- membuktikan---kemungkinan adanya kelembaban dan kehangatan pada masa sebelumnya.
Beberapa keganjilan juga tampak di Mars; kawah mirip jantung yang dikenal dengan nama 'Happy Face' merupakan mulut kawah pegunungan Montes Nereidum.
Penelitian ruang angkasa pertama menunjukkan permukaannya lebih menyerupai Bulan, kering, tanpa atmosfir dan anda akan berspekulasi menjelajahi permukaannya tanpa peralatan ruang angkasa.
Kami belum menemukan kehidupan---sekalipun mikroba, apalagi Little Green Men---namun banyak ilmuwan yakin bahwa kemungkinan ada kehidupan di masa lalu yang terkubur di bawah tanah hingga hari ini.
Mars menyerupai wilayah permukaan Bumi---palnet ini lebih kecil dari dunia kita dan tidak memiliki lautan. Namun tidak satupun membantah tentang keindahan alamnya yang tiada tara. (Erabaru/DM/sua)





Mozilla Firefox