| Kristal Tawarkan Penyimpanan Data Teknologi Tinggi |
| Ditulis oleh Epochtimes | Senin, 01 Maret 2010 |
|
Dengan menggunakan eksperimen laboratorium dan analisa komputer, peneliti menemukan bahwa empat mineral kristal berpori yang dikenal sebagai MOFs (metal-organik frameworks, konsep struktur metal-organik) mempunyai dua sifat langka ketika didinginkan hingga suhu tertentu, artinya mereka adalah "multi feroik". Ini berarti bahwa kristal mempunyai kutub magnetis (ferro magnetis) dan pada saat bersamaan aliran elektrik positif dan negatif yang bisa dibalik ketika terdapat medan elektrik eksternal (ferro elektrik). "Biasanya, kedua sifat ini adalah eksklusif," kata Dr. Naresh Dalal, profesor di Florida State University dan peneliti di National High Magnetic Field Laboratory, dalam siaran persnya. Peneliti menemukan bahwa sifat multi feroik adalah hasil dari ikatan hidrogen yang terbentuk dari komponen MOFs, konsep baru dalam bidang multi feroik. "Menemukan empat materi multi feroik pada saat bersamaan secara ilmiah adalah sangat berarti dan membuka banyak pintu kegunaan di masa depan." Menurut peneliti, aplikasi ini bisa meliputi peningkatan kapasitas penyimpanan data memori komputer dan alat penyimpanan data lainnya. "Secara teori, adalah memungkinkan untuk mendisain alat yang jauh lebih kecil dan cepat daripada yang kita pakai saat ini untuk menyimpan dan mengirim data," kata Dr. Harol Kroto, profesor di Florida State University. "Dan dengan pemisahan data pada dua medium, informasi bisa dienkrip sedemikian rupa sehingga lebih aman daripada saat ini. Ini bisa diterapkan sangat luas bahkan pada industri penerbangan, militer, pekerjaan umum, bahkan di rumah konsumen." Keuntungan lainnya dari pemakaian kristal teknologi tinggi adalah ramah lingkungan dan keuntungan kesehatan, kata Dalal. "Keempat kristal baru multi feroik yang kami indentifikasi semuanya dapat saling menggantikan, mengandung lebih sedikit kandungan logam timah yang berbahaya bagi sel syaraf manusia," menurutnya. "Dengan mengurangi kandungan timah di tanah, kita juga mengurangi jumlah yang terkandung dalam air, dan tubuh kita." Tetapi sebelum itu bisa terwujud, ilmuwan harus mencari jalan bagaimana cara meningkatkan suhu secara signifikan pada suhu dimana sifat multi feroik akan muncul, kata Dr. Ramamoorthy Ramesh dari University of California, Berkeley, dalam jurnal Nature. Riset ini dipublikasi di dalam jurnal American Chemical Society. Ini adalah perwujudan dari hasil kerja tiga dekade Dr. Dalal dan yang diawali oleh Dr. Kroto, yang mendapat penghargaan Nobel Prize pada 1996 dalam bidang Kimia dan Biokimia karena menemukan karbon murni "football" atau buckminsterfullerene. (Kat Piper/The Epoch Times/rob)
|
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Penampakan UFO di Thames Estuary
- Tahanan Falun Gong Diambang Kematian
- Berlian Dibalik Kabut Percandian Muarajambi
- Rudal AS Tewaskan Tokoh al-Qaeda Pakistan
- Tentara Suriah Lancarkan Serangan Besar-besaran
- Kisah Sebatang Gandum
- Risiko Lahirkan Bayi Cacat Bagi Ibu Diabetes
- Mengatasi Polusi Timbal dengan Jamur
- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Cerita Tentang Einstein
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi

Keluarga mineral yang tidak umum ini mungkin bisa dipakai sebagai chip komputer di masa depan untuk menyimpan data lebih banyak dan enkrip dengan lebih aman, kata tim ilmuwan AS dan UK.





Mozilla Firefox