Era Baru News >> Iptek >> Iptek >> Sel Energi Bloom Box Merevolusi Teknologi Energi
Sel Energi Bloom Box Merevolusi Teknologi Energi
Ditulis oleh Epochtimes Kamis, 04 Maret 2010

CEO Bloom Energy K.R. Srindhar memamerkan sel energi pada peluncuran produk Bloom Energi 24 Februari 2010 di kantor pusat eBay di San Jose, California. (GETTY IMAGES)Berita yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, sel energi canggih yang dikembangkan oleh perusahaan di Silicon Valley, Bloom Energy, Rabu (24/2) memperkenalkan alat yang dipublikasikan oleh perusahaan ramah lingkungan sebagai "alternatif yang lebih murah bagi jaringan Berita yang telah lama ditunggu-tunggu akhirnya datang juga, sel energi canggih yang dikembangkan oleh perusahaan di Silicon Valley, Bloom Energy, Rabu (24/2) memperkenalkan alat yang dipublikasikan oleh perusahaan ramah lingkungan sebagai "alternatif yang lebih murah bagi jaringan elektrik dan sumber energi tradisional yang dapat diperbaharui".

Setiap Bloom Box "server energi" menyediakan hingga 100 kilowatt power, cukup untuk mendukung bisnis kecil.

"Seperti ponsel yang tidak menggunakan saluran kabel untuk meningkatkan komunikasi, Bloom Energy akan memungkinkan penggunaan distribusi energi sebagai sumber energi yang lebih cerdas and lokal," kata Dr. KR Sridhar, pimpinan, rekan pendiri dan CEO Bloom Energy.

Sridhar berlanjut menjelaskan pengaruh Bloom Energy Server terhadap industri.

"Kami percaya bahwa kami bisa mempunyai pengaruh yang sama terhadap energi seperti pengaruh ponsel terhadap komunikasi."

Pada mulanya mereka dikontrak oleh NASA untuk membangun teknologi untuk mendukung kehidupan di Mars, Sridhar dan timnya kemudian menyadari bahwa teknologi yang sama bisa dipakai di Bumi, dan kemudian Bloom Energy Server memulainya.

Teknologi inovatif

Teknologi dibelakang Bloom Energy server, atau dipanggil Bloom Box, tergantung dari sel kecil seperti lantai yang disusun dan setiap individu sel energi berkembang dan menjadi satu pada temperatur tinggi.

Komponen utama dalam prosesnya adalah menggunakan server energi dengan sumber elektrik yang ada atau sumber energi alternatif untuk menghasilkan energi dengan jumlah yang lebih murah dan lebih bersih.

Biasanya pada jaringan listrik, terdapat kebocoran hingga 20 persen selama proses distribusi.

Ukuran "bloom box" yang kecil memungkinkannya untuk diletakkan didepan perusahaan sehingga memperkecil kemungkinan kebocoran energi melalui distribusi.

"Bloom Box dimaksudkan untuk menggantikan jaringan listrik. Karena harganya yang lebih murah, lebih bersih daripada jaringan," kata rekan investor John Doerr.

Sementara teknologi ini sangat inovatif, banyak analis mengatakan Bloom Energy mungkin akan bekerja sama dengan salah satu raksasa elektrik untuk dapat berkembang cepat dan berpegaruh terhadap industri, ini disebabkan oleh biaya tinggi dari produksi masal. (Andy Thomas/The Epoch Times/rob)