| Foto NASA Mengungkap Bendera Amerika Masih di Bulan | Array Cetak Array | Surel |
| Ditulis oleh Erabaru News |
| Selasa, 31 Juli 2012 07:02 |
|
Sejumlah foto terbaru yang diambil wahana luar angkasa Lunar Reconaissance Orbiter (LRO) milik NASA menunjukkan bendera Amerika Serikat yang dibawa para astronot Apollo sebagian besar masih berdiri di bulan. Dari foto-foto LRO yang dikirim ke Bumi, ternyata bendera-bendera itu masih memantulkan bayangan, kecuali bendera yang ditancapkan astronot Apollo 11. Bukti-bukti ini sesuai dengan pernyataan Buzz Aldrin -salah satu astronot misi Apollo 11- yang mengatakan bendera itu jatuh akibat semburan mesin Apollo 11 saat meninggalkan bulan. Semua astronot Apollo yang mendarat di bulan membawa dan menancapkan satu bendera Amerika Serikat di lokasi tempat pendaratan mereka. LRO sendiri dirancang untuk menghasilkan peta terinci permukaan bulan. Para ilmuwan sebelumnya telah meneliti berbagai foto-foto terkait pendaratan Apollo dan penancapan bendera di permukaan bulan. Mereka menemukan adanya bayangan bendera di permukaan bulan. Namun, temuan ini bukan dianggap sebagai sebuah kesimpulan. Kini para ilmuwan mempelajari foto-foto pendaratan di bulan dengan cara berbeda yaitu pada siang hari dan di bawah pencahayaan yang berbeda. Penelitian baru ini menemukan adanya bayangan melingkar di titik tempat bendera itu kemungkinan berada. Profesor Mark Robinson, kepada ilmuwan untuk instrumen kamera wahana angkasa LRO (LROC) menuliskan hasil penelitian terbarunya dalam blog pribadinya. "Dari foto-foto LRO bisa dipastikan bahwa bendera Amerika masih berdiri dan menghasilkan bayangan di semua lokasi," tulisnya. "Cara paling meyakinkan untuk melihat bahwa bendera-bendera itu masih di sana adalah melihat rangkaian foto-foto yang diambil LROC dalam waktu yang berbeda dan melihat adanya bayangan melingkar di lokasi bendera berada," tambah Robinson. "Secara pribadi saya sedikit terkejut mengetahui bendera-bendera itu bertahan dari sinar ultraviolet yang ganas dan suhu di permukaan bulan," tandasnya. LRO memulai misinya di orbit bulan sejak September 2009 untuk mengidentifikasi mineral dan sumber-sumber lain di bulan selain untuk mencari lokasi pendaratan misi yang akan datang. (Erabaru/BBC/DM/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!
- Rahasia Tidur Nyenyak
- Tanaman Bisa Saling Mendengar
- Hidup Kembali dengan Mesin CPR Setelah Meninggal 40 Menit
- Hong Kong Menahan Praktisi Falun Gong
- Beban Hutang Negara Diatas Rp. 2000 Triliun
- Tikus Yongzhou
- Satu Anak Meninggal, Lebih dari 60 Terinfeksi Flu H1N1 di China Selatan
- Kelompok Pengacara HAM China Ditangkap Setelah Mengunjungi Pusat Cuci Otak





Mozilla Firefox