| Gempa Chili Geser Kota Hingga 10 Kaki |
| Ditulis oleh Oleh: Claire Bates | Kamis, 11 Maret 2010 |
|
Gempa berkekuatan 8,8 skala richter itu juga telah menggeser wilayah lain yang terpisah jauh dari Amerika Selatan seperti Kepulauan Falkland dan Fortaleza, Brasil.
Gempa ini diyakini sebagai gempa terdahsyat ke-lima sejak pengukuran dimulai. Peristiwa itu sedikit menggeser poros Bumi. Dr Richard Gross dari NASA mengkalkulasikan getaran telah menggeser poros sekitar tiga inci dan bahkan telah memperpendek hari sekitar satu juta per detik. Pusat gempa yang berada di wilayah Amerika Selatan itu sebagai bagian dari “cincin api”, area utama tekanan seismik yang mengelilingi Samudera Pasifik.
Dr. Mike Bevis dari Universitas Ohio, telah memimpin proyek CAP sejak 1993 dengan menggunakan GPS untuk menganalisa kerak Chili. Wilayah ini sangat menarik perhatian, karena merupakan zona subduksi aktif dimana lempeng oceanic Nazca berbenturan dengan lempeng kontinen Amerika Selatan yang kemudian merembes ke dalam cairan mantel Bumi. Hal ini telah menciptakan tekanan geologis, yang mengakibatkan gempa Chili Februari lalu.
Tim Dr. Bevis, terdiri dari sejumlah ilmuwan dari Universitas AS dan Argentina, berharap akan dapat manambah 50 extra GPS dari 25 unit yang kini tersedia. Alat ini akan membantu mereka mengukur getaran yang sedang berlangsung dan mendeformasi kerak bumi. Menurut Daily Mail, anggota tim Ben Brooks, dari Universitas of Hawai mengatakan, “Gempa Maule akan menjadi satu-satunya, jika tidak ada gempa besar yang masih diteliti.” “Kini kami telah memiliki instrument modern, yang dengan tepat dapat mengevaluasi peristiwa-peristiwa seperti ini dan karena lokasi tersebut berbatasan dengan kontinen, kami akan dapat memperoleh sampel ruang padat dari perubahan yang diakibatkannya.” “Dengan demikian peristiwa tersebut merepresentasikan sebuah kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi komunitas ilmuwan jika observasi akurat dibuat dengan cepat dan komprehensif.” (Erabaru/DM/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Apakah Telepati Bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern?
- KontraS : 14 Tahun Reformasi HAM Hanya Menjadi Trend
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Pemimpin Oposisi Malaysia Hadapi Dakwaan Pidana
- Aset Duta Besar AS Dipublikasikan di Internet China
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kampak Si Penebang Pohon
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga

Para ilmuwan mengatakan, gempa dahsyat yang mengguncang Maule, Chili, telah menggeser kota Concepcion secara keseluruhan sedikitnya 10 kaki ke arah barat.
Hal ini mengungkapkan, ibukota Chili, Santiago, telah bergeser sekitar 11 inci ke arah barat daya. Bahkan ibukota Argentina, Buenos Aires, yang berada sekitar 800 mil dari pusat gempa, juga telah bergeser satu inci.
Sepanjang garis ini, lempeng tektonik beberapa kontinen bergerak menekan satu sama lain pada zona-zona patahan.
Survey Geologi AS melaporkan bahwa telah terjadi belasan gempa susulan, yang kekuatannya sebagian besar lebih dari 6,0, sejak gempa awal, 27 Februari lalu. 


Mozilla Firefox