Era Baru News >> Iptek >> Bumi & Lingkungan >> Kodok Terkecil di Dunia Ditemukan
Kodok Terkecil di Dunia Ditemukan
Ditulis oleh Oleh: Jack Phillips Sabtu, 28 Agustus 2010

Menurut sebuah laporan terbaru, kodok seukuran kacang polong ini, ditemukan di Pulau Borneo, Asia Tenggara.

Sejumlah ilmuwan dari Universitas Malaysia, Serawak, penemu hewan mini ini mencatat bahwa kodok Microhyla Nepenthicola ini memiliki ukuran lebih kecil dari yang pernah ditemukan di Asia, Eropa maupun Afrika.

"Spesies baru ini biasanya terdapat pada tanaman Nepenthes Ampullaria, berkembang biak dalam lubang kelopak bunga dewasa dan merupakan kodok terkecil dari yang paling kecil di dunia," tulis sebuah laporan yang diterbitkan pada jurnal taksonomi Zootaxa.

Kodok ini diberi nama sesuai dengan tananam tempat hewan mini itu berkembang biak. Kodok betina meletakkan telur-telurnya dalam lubang kelopak bunga dan berudu berkembang biak di dalam air yang berada pada lubang tersebut.

Beberapa spesies ampibhi sangat mini ini, ditemukan dekat sebuah pegunungan di Taman National Kubah, dengan berbagai ukuran mulai dari 10,6 mm hingga 12,8 mm.

"Para ilmuwan sebelumnya memperkirakan ampibi yang ditemukan itu adalah spesies muda, namun setelah diteliti lebih lanjut ternyata kodok tersebut adalah kodok dewasa," ujar Dr. Indraneil Das, dari Universitas Malaysia, Serawak, kepada Reuters.

Dr. Indraneil Das menerbitkan laporannya bersama Aleander Haas dari Museum Grindel Biozentrum und Zoologisches, Hamburg, Jerman. (Epochtimes/sua)