| Ikan Paus Mengandung Ratusan Embrio Berbeda |
| Ditulis oleh Oleh: Stephanie Lam | Selasa, 31 Agustus 2010 |
|
Dua ilmuwan, yakni Dr. Jennifer Schmidt dari Universitas of Illinois, Chicago dan Dr. Shoou-Jeng Joung dari National Taiwan Ocean University, telah menghabiskan waktunya bertahun-tahun untuk mengembangkangkan DNA menandai genetika sejumlah ikan paus, menyimpan serta menentukan garis keturunan dari 29 embrio tersebut.
Ditemukan bahwa paus betina menyimpan sperma setelah terjadinya suatu proses perkawinan hingga kemudian membuahi telurnya sendiri. "Kami sangat berhati-hati dalam menarik suatu kesimpulan dari masing-masing paus yang baru lahir, karena data menunjukkan paus betina menyimpan sperma setelah terjadinya suatu proses perkawinan hingga kemudian membuahi telurnya sendiri," tambah Schmidt. Hal ini sebelumnya diketahui bahwa sebagian besar ikan hiu dibuahi oleh lebih dari satu pejantan. Penelitian tersebut diterbitkan secara online dalam Endangered Spesies Research. (EpochTimes/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!


- Penampakan UFO di Thames Estuary
- Tahanan Falun Gong Diambang Kematian
- Berlian Dibalik Kabut Percandian Muarajambi
- Rudal AS Tewaskan Tokoh al-Qaeda Pakistan
- Tentara Suriah Lancarkan Serangan Besar-besaran
- Kisah Sebatang Gandum
- Risiko Lahirkan Bayi Cacat Bagi Ibu Diabetes
- Mengatasi Polusi Timbal dengan Jamur
- Video Kekerasan ABG di Bali Banjir Kecaman
- Misteri Piramida di Gunung Sadahurip
- Badai Matahari Lenyapkan Elektron Dalam Sabuk Radiasi Bumi (Video)
- Hanya Sebulan 50 Bencana Menimpa Indonesia
- Cerita Tentang Einstein
- Astronom Temukan Planet Layak Huni
- Dibalik Rahasia Orang Sukses
- Udumbara Bunga Surgawi

Seekor ikan paus yang tertangkap di lepas pantai Taiwan, pada 1995, ditemukan sedang mengandung 304 embrio dengan tahapan pertumbuhan yang berbeda. Beberapa diantaranya ada yang masih terbungkus dalam telur.
"Masing-masing embrio ini memiliki usia berbeda, tidak seperti pada spesies hewan lain, yang memiliki pejantan sama," ujar Schmidt dalam sebuah jumpa pers. 





Mozilla Firefox