Era Baru News >> Iptek >> Bumi & Lingkungan >> Arkeolog Menemukan Bangunan Tertua di Tel Aviv
Arkeolog Menemukan Bangunan Tertua di Tel Aviv
Ditulis oleh Oleh: Genevieve Long Kamis, 14 Januari 2010

Arkeologi Israel menemukan sisa-sisa bangunan pra sejarah di Tel Aviv, diperkirakan berusia 7.800 - 8.400 tahun.

Bangunan, tertua yang pernah ditemukan di daerah Tel Aviv, terungkap selama penggalian arkeologi yang dilakukan oleh Otoritas Barang Antik Israel. Penggalian ini dilakukan sebelum pembangunan sebuah gedung apartemen di proyek "Green Fichman" di Ramat Aviv.

Artefak kuno yang ditemukan diyakini berusia antara 13.000 dan 100.000 tahun.

"Penemuan ini penting dan mengejutkan para peneliti periode ini," kata arkeolog Ayelet Dayan, direktur penggalian mewakili Otoritas Kepurbakalaan Israel dalam siaran pers. "Untuk pertama kalinya kami temui bukti tempat tinggal permanen yang ada di wilayah Tel Aviv sekitar 8.000 tahun yang lalu."

Lokasi situs di pinggiran Sungai Yarkon Utara, tidak jauh dari pertemuan dengan Nahal Ayalon, yang diyakini telah mempengaruhi pemukim kuno untuk memilih sebagai tempat tinggal. Daerah juga memiliki tanah yang subur di sepanjang pinggiran sungai dan dianggap sangat baik untuk pemukiman di periode kuno.

Menurut Pejabat Barang Antik, sisa-sisa bangunan kuno di tempat itu sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kamar.

Bukti lebih lanjut dari usia situs ditemukan bersama dengan pecahan-pecahan tembikar yang ditemukan berkisar pada periode Neolitik. Peralatan batu seperti sabit pisau juga ditemukan, serta bukti industri kuno pembuatan alat. Bahkan artefak lebih tua juga ditemukan.

Penemuan lainnya di situs termasuk fragmen dasar dari sebuah mangkuk basal, tulang kuda nil dan gigi yang mungkin milik domba atau kambing. (EpochTimes/ray)

 

Comments  

 
0 # danu 2010-01-17 01:18
habat,.......

butuh beapa lama buat ngegali biar keliatan bangunana asli nya.....??
Reply | Reply with quote | Quote