Era Baru News >> Iptek >> Antariksa & Astronomi >> Gambar Spektakuler 'Red Spot' Yupiter
Gambar Spektakuler 'Red Spot' Yupiter
Ditulis oleh Erabaru News Jumat, 01 Oktober 2010

Foto asli Red Spot Yupiter telah diambil lebih dari 30 tahun. Namun itu tidak menghentikan mosaik baru gambar-gambar Red Spot Yupiter yang sedikit menarik perhatian.

Gambar tersebut seperti yang dilangsir Daily Mail, diambil oleh astronom amatir, Bjorn Jonsson, dengan memadukan sejumlah gambar yang diambil oleh pesawat penjelajah antariksa, Nasa Voyager.

Gambar-gambar tersebut diambil 4 Maret 1979 pada jarak sekitar 1,85 juta km dengan resolusi 18 km/pixel.

"Mosaik saya yang baru, telah mengungkap satu kecermatan tinggi, terutama dalam versi ketajaman. Beberapa dari tingkat kecermatan ini, saya tidak mengetahui telah kelihatan dalam beberapa gambar Yupiter baru-baru ini," kata Jonsso.

Cahaya matahari bersinar dari timur (kanan), karena  Great Red Spot itu berada dalam belahan bumi selatan, hal tersebut terlihat dengan perkiraan kasar benar-benar dari timur laut Great Red Spot serta wilayah selatan.

"Ini adalah resolusi warna mosaik tertinggi yang sepenuhnya mencakup Great Red Spot yang pernah saya lihat. Galileo belum menemukan Great Red Spot mosaik pada resolusi ini dan Cassini telah lewat terlalu jauh dari Yupiter," ujarnya setelah memposting karyanya secara on-line.

Gambar ini terlihat cukup berbeda (dan lebih baik) dari sebelumnya, beberapa versi resmi menyatakan bahwa dalam caranya merasakan, sepertinya dia sedang memproses bahan dari sebuah planet baru ketika dia menyaksikan semua ini.

"Kita mungkin tidak akan melihat apapun yang dapat diperbandingkan dengan semua ini hingga EJSM (atau beberapa kendaraan antariksa masa depan) mulai mengorbit Yupiter," tambahnya.

Voyager telah menjadi salah satu misi antariksa paling sukses selama lebih dari 33 tahun sejak diluncurkannya, dan tetap mengirim kembali data yang berharga sistem tata surya. 

Voyager 1, yang mengambil gambar ini, sekarang berada pada jarak 17.216.491.000 km dari Bumi. Pada 28 Juli 2010, Voyager 2 tepat 12.000 hari menyelesaikan lanjutan operasi sejak diluncurkannya pada 10 Agustus 1977. (Erabaru/DM/sua)