| Exoplanet Terhitam yang Pernah Ditemukan |
| Ditulis oleh Era Baru News | Selasa, 23 Agustus 2011 |
|
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa TrES-2b memantulkan kurang dari 1% cahaya yang diterima dari Mataharinya, sehingga menjadikannya lebih hitam dan gelap daripada sebongkah batu bara, dan jauh lebih gelap dibanding planet maupun bulan di tata surya kita. Penelitian ini selanjutnya akan dipublikasikan pada jurnal Monthly Notices of the Royal Astronomical Society. “TrES-2b sangat kurang reflektif dibandingkan cat akrilik hitam, jadi planet itu benar-benar dunia asing yang gelap,” kata David Kipping, seorang astronom pada Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CfA). Pada tata surya kita, Jupiter terbungkus dalam awan amonia yang terang sehingga memantulkan lebih dari sepertiga cahaya Matahari yang diterimanya. Hal ini berlawanan dengan TrES-2b (yang ditemukan pada 2006 dengan memakai teleskop Trans-Atlantic Exopanet Survey, atau TrES) yang kekurangan awan reflektif akibat temperatur permukaannya yang tinggi. TrES-2b mengorbit bintangnya pada jarak 5 juta kilometer, memanaskan permukaannya sampai lebih dari 1000 derajat Celcius – terlalu panas bagi gas amonia untuk dapat eksis di sana. Sebagai gantinya, atmosfer TrES-2b yang eksotis itu mengandung senyawa kimia yang menyerap cahaya seperti uap sodium, potasium dan gas titanium oksida. Akan tetapi, tidak semua kandungan gas atau senyawa kimia tersebut cukup untuk dijadikan sebagai penjelasan mengapa TrES-2b begitu gelap dan hitam. “Masih belum dapat diketahui dengan pasti apa yang menyebabkan planet ini demikian gelapnya,” kata penulis David Spiegel dari Universitas Princeton. “Akan tetapi, planet itu tidak benar-benar gelap gulita. Permukaannya demikian panasnya sehingga bercahaya redup kemerah-merahan, mirip nyala bara api atau kawat filamen yang terbakar pada kompor elektrik.” Kipping dan Speigel mencoba menentukan tingkat reflektifitas TrES-2b dengan memakai data dari wahana antariksa Kepler milik NASA. Wahana antariksa ini dirancang untuk mengukur tingkat kecemerlangan dari sebuah bintang yang jauh dengan tingkat presisi yang ekstrem tinggi. Tim ini memantau tingkat kecermelangan sistem TrES-2b ketika planet itu mengorbit bintangnya. Mereka mendeteksi adanya fase-fase terang dan gelap yang sangat kecil. TrES-2b diyakini berada dalam kondisi tidally locked, keadaan dimana salah satu sisi planet selalu menghadap Matahari seperti Bulan kita. Dan seperti halnya Bulan kita, planet ini juga memiliki fase-fase perubahan ketika ia mengelilingi Mataharinya. Hal ini menimbulkan perbedaan kecil dari tingkat kecermelangan baik pada planet maupun Mataharinya. “Dengan menggabungkan kemampuan presisi yang luar biasa dari Kepler dan pengamatan selama 50 kali orbit, kami mendeteksi adanya perubahan terkecil dalam tingkat kecermelangan sebuah exoplanet: hanya 6 per sejuta,” kata Kipping. “Dengan kata lain, Kepler mampu mendeteksi cahaya tampak secara langsung dari planet itu sendiri.” Adanya fluktuasi yang ekstrim kecil membuktikan TrES-2b benar-benar luar biasa gelap. Dunia yang lebih reflektif seharusnya menunjukkan variasi tingkat kecemerlangan yang lebih besar seiring dengan fase-fase perubahan. Kepler telah melacak lebih dari 1,200 kandidat planet dalam bidang pandangnya. Analisis tambahan akan mengungkap dunia gelap tidak biasa lainnya yang mungkin masih tersembunyi. TrES-2b mengorbit bintang GSC 03549–02811, yang terletak sejauh 750 tahun cahaya pada “konstelasi Draco” (satu tahun cahaya sama dengan jarak yang ditempuh oleh cahaya yang berkecepatan 300.000 meter/detik selama setahun, yakni 9.460.730.472.580,8 km). (Science Daily/Epochtimes/den) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Apakah Telepati Bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern?
- KontraS : 14 Tahun Reformasi HAM Hanya Menjadi Trend
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Pemimpin Oposisi Malaysia Hadapi Dakwaan Pidana
- Aset Duta Besar AS Dipublikasikan di Internet China
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kampak Si Penebang Pohon
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Lukisan Paling Tenang
- Kisah Kaisar Liang Wu
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga

Para astronom telah menemukan sebuah planet yang terletak di luar tata surya kita (exoplanet) terhitam dan tergelap yang pernah ditemukan sejauh ini – Sebuah planet gas raksasa yang menyerupai Jupiter ini dikenal sebagai TrES-2b.


Mozilla Firefox