Era Baru News >> Iptek >> Jelajah Teka-Teki >> Fenomena ‘Hum’ Resahkan Sebuah Desa Terpencil
Fenomena ‘Hum’ Resahkan Sebuah Desa Terpencil
Ditulis oleh Richard Alleyne Sabtu, 25 Juni 2011

alt

Ini adalah suara misterius yang mengakibatkan ribuan orang di seluruh dunia merasa terganggu.

Sebuah desa kecil di Inggris merupakan satu wilayah terakhir yang dikejutkan oleh sebuah fenomena dengungan yang dikenal sebagai ‘hum’.

Warga Woodland, di County Durham, diklaim bahwa setiap malamnya diganggu oleh suara dengungan yang mirip dengan dentaman mesin mobil.

Kadang-kadang karena begitu kuatnya bahkan bergetar hingga ke tempat tidur salah satu rumah tangga.

Walaupun seberapa keras yang mereka rasakan, namun mereka tidak pernah dapat menemukan sumber asalnya, hingga kehabisan akal dan telah memanggil dewan untuk menyelidikinya.

Fenomena dengungan atau ‘hum’ di wilayah ini telah menimbulkan beberapa teori konspirasi liar, mulai dari UFO, eksperimen pemerintah dan sejumlah lubang peninggalan pertambangan.

Fenomena inipun akhirnya meluas, bahkan ditampilkan pula dalam acara televisi—The X Files.

Peristiwa seperti ini yang paling terkenal terjadi di Bristol pada 1970, ketika lebih dari seribu orang mengeluh bahwa telah terdengar bunyi dengungan yang mengakibatkan mimisan, sulit tidur dan sakit kepala.

Namun fenomena ini secara misterius lenyap dengan tiba-tiba dan tidak pernah dapat dijelaskan.

Woodland, merupakan suatu wilayah, terdiri dari satu jalan utama yang dikelilingi oleh lahan pertanian. Penduduk di wilayah ini mengklaim bahwa suara ‘dengungan’ terdengar secara terus menerus sejak tengah malam hingga pkl 04:00 sehingga mengganggu tidur mereka.

Tidak ada tonggak menara, pabrik maupun bekas tambang di sekitar wilayah tersebut.

Marylin Grech (57), seorang pensiunan mengatakan, “Dari dalam rumah-rumah tertentu, anda dapat mendengarnya lebih keras. Dan sudah dipastikan dapat terdengar jelas dari luar...”

 “Suara itu juga mengakibatkan getaran pada rumah kami. Kami juga telah mematikan semua peralatan rumah yang menggunakan listrik, namun kami masih mendengarnya... Jadi bukan itu penyebabnya.”

 “Kadang-kadang saat kami di tempat tidur getaran sangat terasa pada tempat tidur kami seperti ada sesuatu yang berdetak.”

 “Ini bukan tinnitus, suara yang bernada tinggi, namun dengungan ini sangat rendah. Jika saya memasukkan jari ke telinga saya, suara itu lenyap, sehingga saya pastikan itu bukan berasal dari kepala saya.”

 “Pada pukul 04:00, suara itu sangat jelas, karena tempat hidup kami terisolasi dari jalur lalu lintas, seperti di surga.”

 “Namun suara dengungan itu akan masih terngiang hingga keesokan hari di kepala anda.”

Seperti dilansir Telegraph (9/6) lalu, Gary Hutchinson, seorang manajer perlindungan lingkungan pada dewan kota Durham mengatakan, “Saya dapat konfirmasi bahwa kami menerima panggilan mengenai suara dengungan di wilayah Woodland pada 1 Juni dan sekarang kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut sebelum memutuskan tindakan apa yang akan kami ambil.” (Erabaru/Telegraph/sua)