| Menebarkan Kebaikan Kepada Dunia Ini |
| Ditulis oleh Era Baru | Rabu, 27 Juli 2011 |
|
Teman saya bertanya kepada nenek ini, “Kenapa dijual dengan harga demikian murah?” Nenek berkata, “Sekarang sedang krisis moneter, mencari uang sangat susah, banyak anak-anak tidak punya uang memberi makanan, tidak dapat membayar uang sekolah, banyak pengangguran, walaupun dapat kerja tetapi gajinya sangat kecil, oleh sebab itu saya ingin membantu para pekerja dengan uang yang sedikit dapat memakan makanan yang bergizi, juga sebagai “teladan” supaya orang kaya dapat menghargai tenaga para pekerja ini. Teman saya bertanya lagi, “Nenek, berapa modalmu membuat sekotak nasi kotak ini? Jika uangmu tidak cukup, siapa yang akan mendukungmu?” Nenek berkata, “Sekarang semua barang mahal, untuk membuat sekotak nasi kotak modalnya Rp. 10.000, dengan modal saya ini saya akan berusaha membuat sebanyak mungkin yang bisa saya lakukan, tetapi jika kurang saya akan menambahnya dengan uang bulanan yang diberikan anak saya sebagai biaya hidup.” Terakhir teman saya bertanya lagi, “Apakah keluargamu setuju nenek berbuat demikian?” Nenek berkata, Putranya berkata umurnya sudah tua sudah seharusnya pensiun dan menikmati hidup ini, jangan bersusah payah lagi, jangan karena membuat nasi kotak dari pagi sibuk sampai malam, tetapi melihat ibunya selalu berbahagia dan gembira, maka dia tidak melarang lagi. Nenek berkata beramal setiap orang bisa melaksanakannya, hanya menyumbangkan sedikit cinta kasih, maka dunia ini semakin lama semakin mempunyai harapan. First lady di Amerika berkata, “Ada yang menyumbangkan waktu, menyumbangkan uang, menyumbangkan kreatif seni mereka, ada yang dengan hati mulia menyumbangkan darahnya, dapat dikatakan setiap orang mempunyai sesuatu yang dapat disumbangkan kepada orang lain, cinta dan kehidupan dimulai dari dasar hati yang penuh cinta dan kasih sayang. Tentu saja hidup dimasyarakat ini, menghadapi realita kehidupan ini, banyak yang masih tidak peduli, mungkin saja dalam waktu singkat kita tidak bisa merubah keadaan ini, juga tidak dapat mengharapkan orang lain dapat berubah, tetapi yang terpenting adalah kita bisa memulainya dengan merubah diri kita sendiri, jika setiap orang mempunyai niat baik dan kasih sayang, setiap orang dapat memikirkan setiap berbuat sesuatu selalu mendahulukan orang lain, maka dunia ini akan berusabah menjadi lebih indah, kebaikan itu akan bagaikan mata air yang mengalir tanpa henti. (Erabaru/hui) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Apakah Telepati Bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern?
- KontraS : 14 Tahun Reformasi HAM Hanya Menjadi Trend
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Pemimpin Oposisi Malaysia Hadapi Dakwaan Pidana
- Aset Duta Besar AS Dipublikasikan di Internet China
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kampak Si Penebang Pohon
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Lukisan Paling Tenang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Kisah Kaisar Liang Wu
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga

Hari ini saya mendengar sebuah cerita yang sangat mengharukan, di bagian selatan Taiwan ada seorang nenek, setiap hari di memasak dan membuat nasi kotak, sekotak nasi kotak hanya dijual dengan Rp.5000. Isi nasi kotak tersebut terdiri dari daging, sayur dan buah, sekotak nasi tersebut terlihat didalamnya sangat lengkap dan bergizi.


Mozilla Firefox