Era Baru News >> Kehidupan >> Keluarga >> Pembersih Alami untuk Rumah Kita (1)
Pembersih Alami untuk Rumah Kita (1)
Ditulis oleh Era Baru Rabu, 01 September 2010

Beberapa pertanyaan yang mungkin pernah kita dengar menyangkut kebersihan rumah kita. Berikut tulisan mengenai pembersih alami untuk rumah kita, yang kami muat berseri.

"Saya telah membaca beberapa hal mengenai “jangan menggunakan pembersih beracun” untuk membersihkan rumah, terutama karena di rumah ada anak-anak yang suka berkeliaran. Namun apakah pembersih alami benar-benar bisa membersihkan?"

"Jika saya ingin bak dan toilet saya bersih berkilau, bukankah saya harus menggunakan pemutih yang baik khan?"

"Pembersih yang tak beracun seperti apa yang dapat memberikan hasil yang baik?"

Environmental Protection Agency atau Badan Perlindungan Lingkungan, menjawab pertanyaan-pertanyaan itu.

"Saya tahu ini mungkin sulit dipercaya, dan butuh beberapa waktu untuk meyakinkan diri. Tetapi Anda tidak perlu menggunakan pembersih beracun untuk membersihkan bak atau toilet. Dan sebenarnya, menggunakan pembersih, bahkan hanya memilikinya di rumah, mempunyai dampak buruk bagi Anda."

Mari kita belajar sedikit pelajaran kimia. Apa yang Anda dapatkan ketika Anda mencampur klorin dan amonia, dua bahan yang paling umum pada pembersih rumah tangga? Itu benar, Anda mendapatkannya gas beracun berpotensi.

Sekarang, Anda bisa menghindari pencampuran kedua bahan, juga Anda dapat menghindari memiliki dua zat berbahaya di rumah Anda,  dan memilih pembersih alami sebagai gantinya. Bagaimana Anda tahu apa yang sebenarnya alami?

Pelajaran Kimia selesai. Waktunya untuk berolahraga! Saya sedang membuat Anda bekerja untuk yang satu ini.

Pergi dan ambillah satu pembersih rumahmu dan kenali bahayanya. Saya akan menunggu. Sekarang carilah di daftar ingredient (komposisi), Anda tidak akan menemukannya! Pabrik bahan pembersih tidak mencantumkan bahan kimiawi apa yang berpotensi bahaya dan menerangkan bahayanya pada labelnya, dan itu bagian dari masalah. Zat pembersih ini juga berefek negatif, antara lain bersifat korosif, dapat melukai tubuh, dan gas yang ditimbulkannya berbahaya bagi pernafasan.

Kenyataannya, bila anda ingin rumah anda berbau bersih seperti ruang di rumah sakit yang baru saja disterilkan, cari saja bahannya di dapur. Baking soda and cuka bisa bekerja dapat membersihkan apa saja, kloset toilet, tempat sabun, bak cuci piring.

1. Kloset

Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat campuran cuka dan air. Masukkan campuran tersebut ke dalam botol spray. Semprotkan ke seluruh permukaan kloset. Diamkan beberapa saat, kemudian lap dengan kain atau spons lembut. Sebagai sentuhan akhir, siram bagian dalam kloset dengan cairan anti bakteri. Anda juga bisa mengganti cairan anti bakteri ini dengan cairan pemutih pakaian, yang sudah dilarutkan dengan air.

2. Showerhead

Campur cuka dan air. Masukkan larutan tadi ke dalam kantong plastik. Masukkan showerhead ke dalam kantong plastik tadi, ikat ujungnya dengan karet gelang. Diamkan selama kurang lebih satu jam. Kemudian buang air campuran cuka. Biarkan air mengalir dari shower selama beberapa detik, untuk membilas. Langkah terakhir, keringkan permukaan shower dengan kain lap lembut. Cara ini dapat membersihkan showerhead dari kerak dan kotoran yang menempel. Bisa juga untuk menghilangkan kotoran yang menyumbat lubang keluarnya air pada shower .

3. Bathtub

Bersihkan bathtub secara teratur, agar tidak berubah warna. Bagaimana jika ada noda membandel yang sulit dibersihkan? Seperti beberapa tips sebelumnya, gunakan cuka dan baking soda. Untuk kegiatan membersihkan biasa, gunakan campuran cuka dan air, yang disemprotkan ke permukaan bathtub. Untuk menghilangkan noda membandel, taburkan baking soda bubuk di atas noda. Diamkan beberapa saat, kemudian campur dengan cuka, gosok dengan spons atau sikat halus. Bilas dengan air dan keringkan dengan kain lap.

4. Saluran tersumbat

Memiliki saluran yang tersumbat? Tuangkan satu cangkir cuka, kemudian satu cangkir baking soda siramkan saluran. Biarkan selama beberapa menit dan siram dengan secangkir air panas mendidih. Biasanya ini akan sama efektifnya sebagai pembersih saluran paling mahal, dan pembersih saluran itu dapat menjadi salah satu hal yang paling beracun saat Anda membersihkannya. Ia dapat merusak pipa Anda, dan Ia adalah hal terakhir yang Anda inginkan anak Anda keliru menenggak ketika ia tidak dapat menemukan gelas sippy-nya (ngeri!)

5. Pembersih sehari-hari dan Desinfektan

Campurkan 1 cangkir cuka dengan 1 cangkir air dalam botol semprot (ini disebut “larutan cuka”) dan cairan pembersih anda sudah jadi. Untuk desinfektan yang lebih serius, cobalah memiliki satu botol semprot larutan cuka dan satu botol semprot hidrogen peroksida (pakai botol warna gelap karena cahaya dapat mengubah sifat hidrogen peroksida). 

Hidrogen peroksida bisa dibeli di apotik. Salah satu keunggulan hidrogen peroksida dibandingkan dengan oksidator yang lain adalah sifatnya yang ramah lingkungan karena tidak meninggalkan residu yang berbahaya. Penelitian telah menunjukkan bahwa penyemprotan kedua bahan ini dapat membunuh bakteri 10 kali lebih dari peroksida sendiri.

Setelah dicuci, biasanya peralatan dapur disimpan dalam rak atau lemari. Meski ditutupi dengan kain atau terlindung di balik pintu lemari, namun kondisi demikian tidak menjamin peralatan tersebut bebas kuman dan bakteri. Berikut ada cara praktis untuk mensterilkan alat dapur dalam sekejap: saat Anda ingin menggunakan peralatan plastik atau kayu, maka tinggal semprot permukaannya dengan cuka. Setelah itu baru semprot dengan Hidrogen Peroksida dan biarkan hingga kering. Alat pun siap dipakai.

Tidak peduli apa yang Anda pilih, Anda  tahu bahwa Anda melakukan hal terbaik untuk kesehatan keluarga Anda. Lagi pula, mengapa repot-repot menggunakan pembersih beracun ketika yang alami bisa  bekerja sama dengan baik? (Erabaru/snd)


Bersambung ke: http://www.erabaru.net/featured-news/48-hot-update/19337-pembersih-alami-untuk-rumah-kita-2-