Era Baru News >> Kesehatan >> Kesehatan >> Daging Bakar Kandung Ratusan Karsinogen
Daging Bakar Kandung Ratusan Karsinogen
Ditulis oleh Yoshina - Dajiyuan Selasa, 02 November 2010

Ayam Bakar (Grilled Chicken)Daging bakar (grilled) yang lezat rasanya selalu membuat orang tak pernah bosan menyantapnya.

Namun bersamaan dengan rasa kenyang di perut, sepotong daging bakar yang dimakan entah mengandung berapa banyak unsur yang tidak aman?

Seorang pakar medis di daratan China baru baru ini menyatakan, sepotong sayap ayam atau satu tusuk sate kambing yang dipanggang di atas api langsung, minimal mengandung 400 macam lebih zat-zat penyebab kanker pada organ-organ tubuh (karsinogen).

Menurut laporan media di daratan China, pakar tersebut mengatakan: “Saat membakar /memanggang daging di atas api langsung,akan menghasilkan karsinogen dalam jumlah besar”.

Dia menyatakan efek grilled (pembakaran daging diatas api yang sangat panas sampai permukaan daging menjadi hangus dan hitam-hitam) menghasilkan senyawa karsinogenik lebih dari 400 macam, diantaranya yang paling membahayakan adalah benzopyrene.

Dia pun  menambahkan, bahwa benzopyrene dapat masuk ke dalam saluran pencernaan melalui santapan, bisa juga melalui asap masuk ke dalam saluran pernapasan, kemungkinan akan terakumulasi di dalam tubuh, sehingga dapat menyebabkan kanker lambung, kanker usus dan lainnya.


Data yang relevan menunjukkan bahwa wanita yang sering menyantap daging bakar beresiko menderita kanker payudara dua kali lipat dibandingkan dengan wanita yang tidak suka menyantap daging bakar. Ada kemungkinan pula daging bakar karena belum terbakar matang sehingga beresiko tertular parasit bagi orang yang menyantapnya.

Para ahli juga beranggapan, daging bakar yang semakin banyak mengandung lemak, karsinogen yang dihasilkan semakin banyak.

Menurut saran para ahli, jika ingin menyantap barbeque secara sehat. Pertama saat memanggang harus dilapisi selembar aluminiun foil. kedua harus memilih cara panggang yang benar, dengan menggunakan panggangan kompor atau panggangan listrik. Ketiga saat menyantap kurangi makan daging yang berlemak. Pada saat memanggang boleh berikut kulit daging, tapi saat menyantap kulitnya dibuang.

Menurut laporan,  dalam kehidupan sehari-hari saat menggoreng telur,  suhunya tidak boleh terlalu tinggi. WHO (World Health Organization) dan lembaga pangan pertanian PBB pernah dua kali mengemukakan,  bahwa makanan berprotein rendah yang kaya dengan karbohidrat, termasuk makanan bertepung bila digoreng, dipanggang dengan suhu tinggi,  juga akan menghasilkan karsinogen berupa akrilamida.

Maka disarankan lebih baik gunakan cara tim, rebus, kukus, terapkan pola makan yang ringan dengan metode pengolahan ilmiah. (Erabaru/akw)


 

Comments  

 
0 # Supplier Herbal 2012-02-05 19:07
Memang cara memasak makanan yang paling aman adalah dengan cara merebus,tim atau mengukus.Teman saya yang hobby makan panggang itik akhirnya meninggal karena kanker.Jadi paling aman kalau menghindari atau mengurangi makanan yang dipanggang dan digoreng.Kemudian cukuplah mengkomsumsi makanan atau minuman yang kaya dengan antioksidan seperti buah dan sayuran.Jeruk,tomat,alv okat,teh, madu,minyak zaitun,dll, adalah contoh bahan yang kaya akan antioksidan.
Reply | Reply with quote | Quote