| Ilmu Pengobatan Tiongkok Mengenai Diare |
| Ditulis oleh Li Defu | Rabu, 09 Februari 2011 |
|
Fernando dan saya telah bekerja sama di sebuah klinik yang sama selama bertahun-tahun lamanya. Dia adalah salah satu dokter yang dituakan di sana. Kita sering mendiskusikan berbagai perbedaan antara ilmu pengobatan barat dan Tiongkok, karena kita ingin tahu kekurangan dan mempelajari keunggulan masing-masing pengobatan. Ketika suatu hari saya tahu dia lagi ada masalah, saya bertanya kepadanya apa yang mengganggu pikirannya. Dengan sebuah senyuman yang lesu dia mengatakan bahwa putranya menderita diare. Dia telah mencoba berbagai cara pengobatan, tetapi baik melalui suntikan ataupun obat-obatan tidak dapat menghentikan diare tersebut. Anak itu sangat menderita. Sekarang istrinya, lagi frustasi dan gelisah, dia menggendong anaknya dan berkata, “ Ayo! Kita harus mencari seorang dokter yang bagus!” Fernando tidak tahu bagaimana untuk menjawabnya. Dia adalah seorang dokter yang sangat dihormati dan terkemuka. Jika dia pun tidak dianggap sebagai seorang dokter yang bagus, terus siapa lagi yang akan dianggap sebagai dokter yang bagus? Di sisi lain, kali ini bahkan Fernando tidak dapat menyembuhkan penyakit kecil dari anaknya sendiri. Bagaimana dia bisa menyalahkan istrinya karena tidak yakin sama kemampuannya.!” Dia memandang saya untuk sesaat, tiba-tiba matanya terbelalak. “ Kenapa saya tidak kepikiran untuk menanyakan kamu mengenai cara ilmu pengobatan Tiongkok dalam menangani diare anak-anak ya?” Kami kemudian mendiskusikan gejala-gejala yang timbul pada anaknya. Dia memberitahu saya bahwa anaknya mengalami beberapa gejala berat diare pada tengah malam atau subuh, dia mengalami rasa sakit dan kembung dibagian perutnya. Meski demikian, nafsu makan anaknya tidak berubah dan berat badannya tidak turun. Saya bertanya mengenai posisi tidur anaknya. Menurut keterangan Fernando, selama beberapa bulan ini anaknya tidur dengan kondisi pusar terbuka. Saya telah memberitahu Fernando pentingnya untuk tetap menjaga pusar kita dalam keadaan hangat, dalam sudut pandang ilmu pengobatan Tiongkok. Kita terus berdikusi berbagai perbedaan antara kebudayaan, watak dan adat dari Tiongkok dan Barat. Kebudayaan barat tidak menghubungan pusar yang dingin dengan diare. Saya memberi penjelasan mengenai dampak dari makanan anak-anak barat. Berbagai makanan dan minuman mentah, dingin dan berminyak, seperti air es, kentang goreng, es krim coklat, dan hamburger sangatlah susah dicerna oleh anak-anak. Pusar yang dingin pada malam hari akan menjadi lebih mengganggu lagi bagi perut anak-anak. Bagaimana bisa perut seorang anak bisa menerima semua siksaan semacam ini dan tidak mengeluh? Fernando akhirnya menyadari sebab musabab penyebab diare pada anaknya. Dia bertanya secara rinci mengenai semua teori yang berhubungan dengan ilmu pengobatan Tiongkok, lalu dia menganalisanya dan berpedapat bahwa teori pengobatan Tiongkok masuk akal juga. Lalu dia pulang ke rumah, mengatur pola hidup anaknya sesuai ilmu pengobatan Tiongkok , dan memastikan bahwa perut anaknya tetap berada dalam kondisi hangat. Tidak lama kemudian, diare anaknya pun sembuh. (Erabaru/tan) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Apakah Telepati Bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern?
- KontraS : 14 Tahun Reformasi HAM Hanya Menjadi Trend
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Pemimpin Oposisi Malaysia Hadapi Dakwaan Pidana
- Aset Duta Besar AS Dipublikasikan di Internet China
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kampak Si Penebang Pohon
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Lukisan Paling Tenang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Kisah Kaisar Liang Wu
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga





Mozilla Firefox