| Konsumsi Ikan Teratur Kurangi Resiko Kebutaan |
| Ditulis oleh Richard Alleyne | Rabu, 13 April 2011 |
|
Mengkonsumsi ikan satu atau dua kali seminggu dapat mengurangi resiko kebutaan, menurut sebuah penelitian. Sejumlah riset menunjukan bahwa mengkonsumsi asam lemak omega-3, yang paling sering ditemukan pada ikan berminyak seperti salmon dan tuna, dapat membantu mencegah timbulnya suatu kondisi yang mengakibatkan berkurangnya fungsi pengelihatan atau ‘age-related makular degeneration’ (AMD) secara perlahan-lahan. Mereka menemukan bahwa hanya dengan 1-2 porsi ikan seminggu dapat mengurangi resiko kerugian pada pengelihatan wanita lanjut usia hingga 42 persen, menurut sebuah penelitian baru. Temuan ini menyempurnakan temuan sebelumnya yang menunjukkan hasil serupa pada pria. Penulis Dr. William Christen dari Harvard Medical School, mengatakan bahwa ikan berdaging gelap paling bagus untuk mencegah resiko ini. Seperi diberitakan Telegraph (14/3), ia mengatakan, “Mengkonsumsi ikan tuna kaleng atau ikan berdaging gelap nampaknya dapat meringankan resiko kebutaan.” Lebih dari 500.000 orang di Inggris menderita AMD akibat kerusakan dan kematian sel-sel makula, salah satu bagian dari retina yang digunakan untuk melihat lurus ke depan. Penyakit ini mudah terjadi terutama pada orang yang berusia lebih dari 40 tahun, merampas pengelihatan mereka dengan membentuk bercak hitam pada pusat pengelihatan mereka yang secara perlahan akan membesar. Dengan banyaknya penderita AMD yang dapat mencapai tiga kali lipat pada 25 tahun mendatang, maka segera dibutuhkan suatu terobosan baru untuk mencegahnya. Tim dari Harvard Medical School ini kembali melakukan penelitian lain dengan melibatkan lebih dari 38.000 wanita untuk memperoleh penemuan. Semua peserta di awal penelitian bebas AMD. Para penanya diberikan waktu untuk menilai kebiasaan makan para peserta, termasuk seberapa banyak asma lemak omega 3 yang dikonsumsi masing-masing wanita. Selama masa periode lebih dari 10 tahun, kesehatan mata para wanita itu di teliti dengan fokus khusus pada AMD. Sebanyak 235 wanita peserta perkembangan makulanya mengalami degenerasi Wanita yang mengkonsumsi satu atau lebih porsi ikan seminggu, dua perlima atau 42 persen—lebih kecil kemungkinannya kondisinya berkembang dibandingkan dengan mereka yang kurang dari satu porsi ikan perbulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang mengkonsumsi asam lemak omega 3 paling banyak yang ditemukan dalam ikan memiliki resiko AMD lebih rendah hampir dua perlima atau 38 persen dibandingkan dengan mereka yang sedikit mengkonsumsi ikan. Omega 3, yang umum ditemukan dalam makanan adalah Eicosapentaenoic acid (EPA) dan Docosahexaenoic acid (DHA) juga dapat ditemukan dalam bentuk suplemen. “Secara ringkas, data-data prospektif dari sebuah populasi besar wanita yang sebelumnya didiagnose tidak mengalami AMD menunjukkan bahwa mengkonsumsi secara teratur DHA dan EPA serta ikan, secara signifikan dapat mengurangi resiko terserang AMD,” ujar sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Ophthalmology. Karena asam lemak omega 6, kandungan asam lenoleatnya lebih tinggi namun kurang asam arakidonat maka dapat meningkatkan resiko degenerasi makula terkait usia, akan tetapi hubungan ini tidak terlalu signifikan bagi faktor resiko lain dan lemak. (Erabaru/Telegraph/sua) |
Cari Artikel di Era Baru :
Ingin berita terkini EB muncul di Beranda Anda?
Ayo, gabung bersama ribuan penggemar lainnya!

- Pendekatan Penelitian Reinkarnasi
- Apakah Telepati Bertentangan dengan Ilmu Pengetahuan Modern?
- KontraS : 14 Tahun Reformasi HAM Hanya Menjadi Trend
- Kisah Bocah 8 Tahun Nasehati Koruptor
- Pemimpin Oposisi Malaysia Hadapi Dakwaan Pidana
- Aset Duta Besar AS Dipublikasikan di Internet China
- Mengungkap Misteri Rahasia Kalender Maya
- Kampak Si Penebang Pohon
- Belenggu Hati
- Surat Terbuka untuk Presiden Obama: Dukungan Falun Gong di China
- Apakah Manusia Memiliki Kemampuan Paranormal?
- Peneliti Terus Selidiki Misteri Gunung Padang
- Lukisan Paling Tenang
- Semur Kuping Babi Palsu Ditemukan di China
- Kisah Kaisar Liang Wu
- Pecahkan Kasus Pembunuhan Melalui Serangga





Mozilla Firefox