Era Baru News >> Kesehatan >> Pengobatan Tiongkok >> Meraih Kesehatan Jiwa dan Raga dengan Falun Dafa
Meraih Kesehatan Jiwa dan Raga dengan Falun Dafa
Ditulis oleh R.Pudiyanto/ Era Baru News Minggu, 11 Juli 2010

(Dari Workshop Falun Dafa di Jakarta)

workshopfgBukti nyata kultivasi Falun Dafa yang membawa efek kesehatan yang prima dan peningkatan spiritual adalah hal yang didambakan banyak orang termasuk ratusan orang yang hadir dari wilayah Jakarta, Bogor bahkan Bandung, saat digelar workshop "Sehat Jiwa dan Raga Dengan Falun Dafa" di Hotel Ciputra, Jakarta, Sabtu (10/7) sore. 

“Terus terang saya datang dan tertarik ikut workshop Falun Dafa ini karena ingin tahu efeknya terhadap penyembuhan penyakit,” kata Sinum Drajat seorang peserta workshop saat sesi tanya jawab.

Pria yang berdomisili di wilayah Jakarta Timur ini mengaku mengidap penyakit dan telah mengikuti berbagai metode latihan, namun ia tidak memperoleh manfaat seperti yang didambakannya.

“Jika saya ditanya, apa manfaat berlatih Falun Dafa, saya jawab bahwa selama 14 tahun berkultivasi metode ini, saya tidak pernah sakit dan kualitas moral meningkat,” papar Liman salah seorang narasumber acara workshop.

Ia menambahkan, Falun Dafa tidak hanya latihan raga namun juga melatih jiwa, dengan berasimilasi menurut karakter tertinggi alam semesta, yakni Sejati Baik, dan Sabar.

Setiap orang yang berlatih metode ini terbukti secara medis mendapatkan kesehatan nyata. Dipaparkan oleh dr. Ferry Hidayat, seorang narasumber yang berprofesi sebagai dokter ini, bahwa survey medis yang pernah dilakukan terhadap beberapa kasus di Beijing, tingkat penyembuhannya mendekati angka 100%.

“Tingkat penyembuhan penyakit dengan metode latihan Falun Gong ini mencapai  99,1%,” jelas dokter yang berdomisili di Jakarta dan telah bertahun-tahun berlatih Falun Dafa ini.

Sebagai perbandingan dr. Ferry memberikan gambaran tes darah dari praktisi Falun Dafa dan orang yang tidak berlatih Falun Dafa atau non praktisi. Pada praktisi Falun Dafa distribusi sel darahnya merata, sangat aktif, tak ada sel yang abnormal. Setiap sel mengeluarkan aura/ sinar ungu, biru, kuning dan putih yang melingkari selnya. Sementara bagi non praktisi distribusi sel darahnya tidak merata, tidak begitu aktif, terlihat sel yang abnormal. Setiap selnya terlingkari dengan lubang hitam. Batang dari selnya bahkan lebih suram lagi.

Efek pada jantungpun menjadi lebih baik. Keaktifan kontraksi sel otot jantung dalam medan energi Falun Dafa meningkat dengan nyata.

"Dalam beberapa kali percobaan ulangan, setelah diberi medan energi latihan Gong + 5 menit, tensi kontraksinya dibandingkan dengan nilai perbandingan rata-rata telah meningkat 75,4 %," jelasnya. 

workshop fg 2Terbukti dari beberapa praktisi yang telah berkultivasi Falun Dafa ini merasakan efek kesehatan dan peningkatan perilakunya. Adalah Prima (40) seorang praktisi Falun Dafa yang berdomisili di Tangerang, Banten, mengisahkan pengalamannya terbebas dari penyakit jantung dan kebiasaan merokoknya. Sementara Cipto (73) seorang praktisi Jakarta, mendapat kesembuhan dari rongrongan penyakit prostatnya. Di usia senjanya ia masih nampak segar bugar.

“Luar biasa, berangsur-angsur saya merasakan penyembuhan nyata dari penyakit prostat saya, setelah berlatih Falun Dafa ini,” ujar praktisi pensiunan BUMN ini.

Pengalaman berbeda diungkapkan Elsa (66) yang pernah menekuni berbagai aliran spiritual sejak usia muda. Ia memaparkan pengalamannya, bagaimana sejak usia 15 tahun ia malang melintang mencari jawaban pertanyaan atas kehidupannya yang tidak ditemukannya. Hingga setahun yang lalu, ia menemukan jawaban atas berbagai pertanyaannya pada buku Zhuan Falun yang ia baca.

workshop fg 4Manfaat dan efek positif yang demikian besar, menarik minat peserta untuk lebih mengetahui dan mendalami metode kultivasi Falun Dafa. Saat sesi terakhir workshop, ratusan peserta yang memadati ruang Puri, Hotel Ciputra, Jakarta ini antusias ikut memperagakan ke 5 perangkat gerakan Falun Dafa dengan seksama.

Buku Zhuan Falun dan Falun Gong pun mereka bawa pulang untuk dibaca dengan harapan dapat memperoleh kesehatan jiwa dan raga, peningkatan perilaku, kualitas moral dan kesehatan prima seperti yang telah dirasakan oleh jutaan praktisi Falun Dafa di seluruh dunia. (rp/ Erabaru.net)