|
Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia langsung memperketat pengamanan pasca aksi teror bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Solo, Jawa Tengah.
Di Jakarta, polisi langsung disebar guna menjaga semua Gereja, sejak Minggu (25/9/2011). Petugas kepolisian yang menjaga Gereja tampak ada yang berpakaian dinas lengkap dan juga petugas yang tidak berpakaian dinas.
Sementara itu, di Bali polisi juga meningkatkan pemeriksaan keamanan di pintu-pintu masuk Pulau Dewata. Petugas melakukan pengawasan ekstra ketat di Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, dan Pelabuhan Padangbai. Selain itu, tempat-tempat yang menjadi lokasi berkumpulnya wisatawan juga diawasi dengan ekstra ketat.
Patroli siaga pun juga dilakukan di sejumlah daerah lainnya di Indonesia. Aparat kepolisian di Polres Lamongan bahkan melakukan penyisiran terhadap sejumlah gereja. Polisi melakukan upaya pendeteksian terhadap kemungkinan bom susulan.
Pengamanan ekstra ketat juga dilakukan di Pulau Sulawesi. Aparat Kepolisian Resor Kolaka, Sulawesi Tenggara langsung menggelar operasi Cipta Kondisi di salah satu ruas jalan lintas kabupaten. Polisi melakukan pemeriksaan terhadap semua jenis kendaraan dan menyita benda-benda mencurigakan seperti senjata tajam.
Sementara di Kota Tegal, Polisi bahkan di bantu aparat TNI dalam mengamankan semua Gereja.
Selain mempersempit ruang gerak teroris, polisi juga berupaya mencegah terjadi kesalahpahaman dan pergesekan berbau SARA di masyarakat.(adi/waa) |