Korban Lakalantas di Jakarta Mengalahkan Korban Perang
Nasional - Peristiwa
Ditulis oleh Era Baru News Senin, 28 November 2011

altJakarta – Tingginya kecelakaan lalu lintas di Jakarta, mengalahkan jumlah korban perang. Meningkat jumlah korban tewas tersebut, menjadi kecemasan bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jumlah itu mengalahkan korban perang. Itu menjadi kecemasan kita dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Untung S.Radjab, Senin ((28/11) saat apel Operasi Zebra 2011 di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Korban tewas kecelakaan lalu lintas di Jakarta mencapai 844 orang. Angka tersebut terjadi hanya dalam kurun waktu 10 bulan selama Januari hingga Oktober 2011. Catatan kepolisian menyebutkan bahwa kebanyakan korban tewas adalan pengendera sepeda motor.

Korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas tersebut meningkat tajam akibat ketidakdisiplinan pengendera. Kecelakaan yang terjadi beragam mulai dari kecepatan tinggi, pecah ban atau rem blong. Permasalahan ini semestinya menjadi perhatian pengendera.

“Mayoritas kecelakaan lalu lintas karena human eror,” kata Untung.

Mengatasi bertambah jumlah korban, Polda Metro Jaya akan menertibakan secara tegas peraturan lalu lintas. Pengguna jalan raya yakni pengendara sepeda motor, mobil, pejalan kaki, atau angkutan umum akan ditertibkan dan bagi yang melanggar akan ditindak.

Kapolda Metro Jaya mengatakan bahwa Operasi Zebra 2011 yang dilaksanakan selama 2 pekan mulai 28 November-11Desember 2011, bertujuan menekan pelanggaran lalulintas dan meningkatkan kedisipilnan berkendaraan.

Operasi yang digelar tersebut, akan menidak segala macam pengendera mulai dari sepeda motor, mobil dan angkutan umum. Sopir angkutan umum juga akan ditindak, bagi yang tidak memiliki SIM dan tidak berseragam.

Tidak hanya masyarakat sipil, aparat TNI dan Polri yang diketahui melanggar lalu lintas akan ditindak sesuai peraturan hukum yang berlaku. (tmc/asr)