Waspadai Penyakit di Musim Hujan
Nasional - Peristiwa
Ditulis oleh Era Baru News Sabtu, 07 Januari 2012

Musim Penghujan, JakartaJakarta – Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang akan muncul seiring tibanya musim penghujan di wilayah Indonesia.

Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai selama musim penghujan adalah wabah demam berdarah, penyakit akibat virus seperti influenza, diare.

“Pada peralihan musim penghujan ke musim kemarau perlu diwaspadai penyakit demam berdarah. ujar Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sabtu (7/1).

Menurut Tjandra, pada masa ini populasi nyamuk demam berdarah meningkat karena banyaknya tempat perindukan. Penyakit yang juga perlu diwaspadai adalah penyakit akibat virus seperti influenza, diare. 

Penyakit lainnya yang perlu diwaspadai adalah akibat bakteri dan parasit, terutama pada daerah yang airnya meluap sehingga bakteri dan parasit dari septic tank dan kotoran hewan terangkat dan hanyut kemudian mengkontaminasi air, bahan pangan, atau menginfeksi langsung manusia hingga mengakibatkan  diare, disentri, kecacingan dan leptospirosis.

Musim penghujan yang sebagian besar mengguyur wilayah Indonesia, Kementerian Kesehatan mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memperhatikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Sosialiasi yang telah dilakukan Kemenkes adalah penggunaan air bersih, cuci tangan dengan air bersih dan sabun, membuang sampah pada tempatnya, penggunaan jamban sehat, pemberantasan jentik di rumah, sekolah, kantor, dan lingkungan sekitar.

“Kami promosikan kepada masyarakat untuk memakai sepatu boot saat terjadi banjir untuk menghindari infeksi leptospira dan memakai lotion anti nyamuk di wilayah rawan demam berdarah,” tambah Tjandra.

Meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit di musim penghujan, Kemenkes RI mengingatkan warga untuk menggunakan sarana yang telah disediakan, diantaranya melalui early warning alert response system (EWARS), laporan mingguan kewaspadaan penyakit, surveilans aktif mingguan, dan sms gateway 081318139990.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pengawasan faktor risiko lingkungan seperti higiene sanitasi air dan lingkungan, tempat perindukan nyamuk dan terutama di daerah banjir dan rawan banjir oleh dinas kesehatan setempat bekerjasama dengan Balai Besar Teknis Kesehatan Lingkungan Pemberantasan Penyakit Menular. (mas/asr)