| Adegan Dramatis Mendunia, Jembatan "Indiana Jones" Diperbaiki Pemkab Banten |
| Nasional - Peristiwa |
| Ditulis oleh Era Baru News | Sabtu, 21 Januari 2012 |
|
Uang Rp 1 miliar disiapkan untuk membangun jembatan semi permanen yang mempunyai panjang 162 meter itu. Jembatan itu adalah sarana transportasi yang penting karena menghubungkan Desa Sanghiang Tanjung dengan kawasan lainnya, termasuk sekolah, tempat anak-anak menuntut ilmu. Sejauh ini belum ada laporan warga atau siswa SD yang mengalami luka karena terjatuh dari jembatan.
Sejak Sabtu (15/1), jembatan gantung di Kabupaten Lebak telah runtuh dan rusak parah karena banjir. Hanya satu sisi yang menopang sehingga jembatan miring. Jembatan persimpangan itu berpotensi mematikan. Aliran sungai yang deras seakan-akan sudah menanti di bawah mereka.
Walaupun jembatan ini rusak, tapi jarak tempuh yang jauh jika tidak melewati jembatan memberikan pilihan terpaksa melewati jembatan itu oleh anak-anak agar sampai di kelas tepat waktu. Tidak ada yang menjamin, tali yang mereka gunakan tak akan putus diterjang banjir.
"Kemarin sudah ditinjau Kementerian Daerah Tertinggal, dan akan diperbaiki dengan anggaran Rp 1 miliar," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten Suyadi Wiraatmadja, Jumat (20/1). Sofiah, siswi SD Negeri 02 Sanghiang Tanjungsiswi SD Negeri 02 Sanghiang Tanjung salah satu di antaranya. Seperti halnya teman-temannya yang lain, ia harus bangun lebih awal dan pulang setiap malam.
Ia juga harus menghadapi risiko tali jembatan putus. ia mengaku lebih memilih menghadapi bahaya meniti tali ketimbang harus berjalan setengah jam lamanya ke jembatan yang lebih bagus. Jika mereka mencari aman, maka harus bangun pagi-pagi buta dan pulang ketika hari sudah gelap. "Ya saya takut (takut jatuh ke sungai). Sebenarnya saya takut. Tapi saya harus melakukannya," kata Muhammad. Sebelumnya, media Inggris, Daily Mail menggambarkan betapa beratnya perjalanan para pelajar Indonesia menuju ke sekolah. Bahkan menyamakan aksi mereka dengan adegan berbahaya di film Indiana Jones.
"Aksi mereka seperti aksi di salah satu adegan di film Indiana Jones and The Temple of Doom," tulis Daily Mail. ("Children face Indian Jones-style river crossing every day after floods cut off their community")
"Memalukan... di Indonesia? Aku sungguh tak percaya, 20 persen anggaran nasional untuk sektor pendidikan, tapi tak bisa membuat anak-anak nyaman," kata Arahkompas, warga Jakarta yang berada di Jepang. "Sangat menyedihkan, anak-anak itu mengalami pengalaman mengerikan seperti itu." Begitu pula dengan Reuters, yang menggambarkan anak-anak sekolah ini terpaksa memanjat jembatan gantung yang roboh dan mempertaruhkan hidup mereka, daripada harus mengambil rute yang lebih panjang ke sekolah. Air bah membuat salah satu bagian tali kawat penyangga jembatan dengan landasan bilah kayu tersebut putus. "Saat ini kami sedang melakukan perbaikan bersama warga sekitar jembatan, ujar Kepala Bagian Humas Pemkab Lebak Hayat Syahida , Jumat (20 /1). Namun, menurutnya secara teknis untuk perbaikan sedang dikaji di Bapeda Kabupaten Lebak.
Dia menegaskan kondisi jembatan gantung yang rusak tersebut sudah di tinjau oleh bupati dan jajarannya. "Bupati berharap dalam perbaikan jembatan itu nantinya permanen tidak seperti sekarang ini," jelas Hayat. |

Banten - Setelah adegan dramatis dan mengerikan, anak-anak bergelantungan di jembatan rusak agar bisa bersekolah, tersebar ke dunia, akhirnya jembatan gantung itu akan diperbaiki.

Mozilla Firefox