Suarakan Impianmu
Nasional - Peristiwa
Ditulis oleh Era Baru News Sabtu, 18 Februari 2012

Gerakan Sahabat Anak, AvivaJakarta - Sekelompok anak-anak itu sama seperti seperti anak-anak umumnya, mereka sedang serius mengikuti beberapa sesi perlombaan seperti menulis dan bercerita.

Usia mereka antara 8 hingga 12 tahun, sesekali tampak keceriaan dari wajah mereka seperti hanyut dalam suasana kehangatan keluarga.

Sebut saja Sarifah (11) ia ditampuk untuk membacakan ceritanya dihadapan teman-temannya. “Saya telah dihina oleh teman saya, saya malu dan sedih, waktu itu di Bandung ….,” kisah Sarifah terharu sembari air matanya mengalir deras di pipinya. Meski cerita yang dibacakannya tidak sampai tuntas, teman-temannya dan tenaga pendamping memberikan applause sebagai tanda semangat bagi Sarifah.

Kemudian Siti (8) membacakan ceritanya, “Saya diajak untuk belajar di Kota Tua, saya berterima kasih kepada kakak-kakak, saya bercita-cita jadi Polwan, saya berterima kasih kepada semuanya yang datang hari ini,” kisah Siti. “Siti mau jadi Polwan ya…wah.. hebat ya…nanti jangan galak-galak ya …,” ujar kak Dani.

Demikian sekelumit acara yang pada saat itu digelar sebuah bilangan di Jakarta Selatan. Acara yang diangkat bertemakan Suarakan Impianmu dalam rangka Hari Sahabat Anak 2012 oleh Gerakan Sahabat Anak. 

Kegiatan yang telah dimulai sejak Jumat, (17/2) hingga dipuncak  acara Jambore Sahabat Anak 2012 digelar Juli 2012. Serangkaian acara digelar dalam rangka kampanye untuk membangkitkan kesadaran masyarakat atas hak-hak anak marjinal. Sahabat Anak, Aviva, Aviva Asuransi, Gerakan Sahabat Anak

Adapun Gerakan Sahabat Anak merupakan komunitas sosial yang terdiri dari volunteer berbagai macam profesi diantaranya guru, sekretaris, akuntan dan lain-lain. Kegiatan secara rutin dilaksanakan adalah bimbingan belajar secara gratis kepada anak-anak marjinal.

“Kenapa marjinal karena selain anak jalanan, juga anak dari komunitas pemulung, yang membawa kresek di pasar dan anak-anak dari kalangan miskin, itu yang kita layani,” tutur Ketua Pengurus Sahabat Anak, Linayati Tjindra saat berbincang dengan Erabaru.net, Sabtu (18/2).

Hari Sahabat Anak pertama kali dilaksanakan oleh Sahabat Anak 2008 silam. Kegiatan ini dalam rangka untuk memenuhi hak-hak anak. Gerakan ini sebagai wadah perwujudan bahwa setiap anak sosok mulia dan berharga.

Kegiatan Hari Sahabat Anak (HSA) 2012 merupakan kampanye lanjutan yang telah dilasanakan sebelumnya. Pertama kali digelar 2008 silam Hari Sahabat Anak bertemakan “Aku dan Cita-citaku”. Kemudian 2009 diadakan program Sepatu untuk Sahabatku. 2010 bertemakan program Nutrisi untuk anak dan Hak Bermain untuk Anak 2011 lalu.

Tahun ini yang bertemakan “Suarakan Impianmu” mengangkat hak partisipasi anak, yang merupakan salah satu hak dari 10 Hak Anak hasil Konvensi PBB tahun 1989. Anak-anak marjinal sebenarnya merupakan anak-anak yang sayang orang tua dan tidak berbeda dengan anak-anak lain umumnya.

“Anak-anak ini tidak ada saluran cerita, stigma anak jalanan nakal dan kriminal ternyata sayang orang tua, jadi tidak beda anak-anak lainnya, ini kita akan campaign,” lanjut Linayati.

Mendengarkan suara dari anak-anak merupakan tindaklanjut nyata dari berbagai macam opini dari pemerintah, masyarakat, pemerhati dan praktisi pendidikan tentang pentingnya perbaikan kesejahteraan anak-anak marjinal. Ketika suara mereka didengar menjadi secercah harapan untuk masa depan mereka.

“Jadi mereka tahu bahwa mereka disayangi dan berharga, suara mereka didengar,” katanya.

Kegiatan yang didukung penuh oleh Asuransi Aviva Indonesia, merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan anak-anak marjinal yang seringkali kehilangan kesempatan untuk memiliki impian dan masa depan.

Memberikan nilai tambah kepada anak-anak merupakan sebuah keharusan lembaganya, diwujudkan dalam bentuk hak mendapatkan pendidikan, hak mendapatkan kesehatan, nutrisi kemudian hak menyuarakan impian, opini, dicintai, dikasihi serta diberlakukan sama seperti anak-anak umumnya.

“Jadi kegiatan ini juga sesuatu yang penting dan wajib atas kepercayaan yang diberikan masyarakat, jadi kami berkomitmen untuk memberikan nilai tambah dimana kami berada,” kata Manager T&D, Internal Communication & Corporote Responsibility Aviva Indonesia, Meylina Kwan. (mas/asr)