| Falun Dafa Gelar Aksi Damai di KTT ASEAN |
| Nasional - Nasional |
| Ditulis oleh Wayan Manuh/ Era Baru | Jumat, 18 November 2011 |
|
Wen Jiabao dijadwalkan menghadiri KTT ASEAN Plus di BNDC, Nusa Dua Bali, Jumat (18/11). Wen Jiabao dikabarkan tiba di Bali, Kamis sore. Aksi ratusan pengikut Falun Dafa ini dilakukan dengan latihan senam dan meditasi. Selain itu mereka juga membentangkan sejumlah spanduk yang isinya mendukung KTT ASEAN dan meminta rezin komunis China menghentikan pelanggaran HAM di China. Tidak ada orasi dalam aksi damai ini. Namun, aksi ini tidak digelar dengan kekuatan maksimal. Ratusan peserta aksi lainnya tidak berhasil masuk ke lokasi aksi. Sebagian dari mereka ditahan oleh petugas kepolisian di pesisir pantai depan kuburan desa adat Kuta. Namun walau tidak berhasil ke lokasi aksi para praktisi melakukan meditasi dan latihan bersama di tempat ini.
"Para polisi tidak bisa memberikan alasan yang tepat mengapa acara damai ini tidak boleh di lakukan. Kami yakin bahwa ini adalah intervensi dari pemerintah China," kata Putu Sudharma. Sudharma menambahkan rezim otoriter komunis yang berkuasa di China selalu ketakukan ketika kejahatan terhadap kemanusiaan yang mereka lakukan terhadap rakyat China terungkap. Bahkan, tidak jarang mereka menekan pemerintah negara setempat agar ruang gerak dan aktivitas komunitas yang ditindas di China dibatasi ruang geraknya di negara setempat. Sudharma menambahkan, Falun Dafa mengalami penindasan di China sejak tahun 1999. Ribuan nyawa sudah menjadi korban kekejaman komunis dan puluhan ribu lainnya terancam mengalami nasib yang sama. "Hingga kini penindasan masih terjadi di China. Puluhan ribu orang masih ditahan secara ilegal, bahkan mereka dijadikan bank organ. Mereka bisa disembelih setiap saat guna dijual organ tubuhnya kepada pasien yang membutuhkan," tutur Sudharma. Sudharma menambahkan, Falun Dafa adalah metode untuk menempa jiwa dan raga yang mengakar pada kebudayaan Tiongkok kuno. Para pengikutnya diajarkan untuk menjadi orang yang baik dalam latihan jiwa, serta melatih raga atau tubuh dengan senam dan meditasi tradisional Tiongkok. "Kami belajar menjadi orang baik sesuai karakter alam semesta, 'Sejati, Baik, dan Sabar'. Silahkan anda terjemahkan sendiri, apa artinya sejati, apa artinya baik dan apa artinya sabar. Bukankah dengan menjadi orang sejati, menjadi orang baik dan menjadi orang sabar akan sangat berguna bagi keluarga, masyarakat serta bangsa dan negara," tutur Sudharma. Sudharma pun menekankan bahwa Falun Dafa tidak berpolitik. Aksi damai ini digelar hanya untuk menyuarakan kebenaran dan bukan untuk menggalang kekuatan politik. Ketika penindasan di China dihentikan, maka kampanye anti penindasan di puluhan negara di dunia juga akan dihentikan.(man/waa) |

Kuta - Ratusan Praktisi Falun Dafa menggelar aksi damai di pantai blakang Discovery Shopping Mall Kuta bersamaan dengan digelarnya KTT ASEAN, Kamis (17/11). Mereka meminta seluruh delegasi untuk memperhatikan pelanggaran HAM di China dan meminta kepada Perdana Menteri China, Wen Jiabao untuk menghentikan penindasan terhadap para Praktisi Falun Dafa (Falun Gong) di China.
Koordinator aksi, Putu Sudharma mengatakan polisi tidak memberikan alasan mengapa mereka ditahan dan tidak diijinkan menggelar aksi damai.
Mozilla Firefox