Dua Bos Rokok Orang Terkaya Se-Indonesia
Nasional - Nasional
Ditulis oleh Era Baru News Kamis, 24 November 2011

altJakarta – Dua bos rokok diperingkat menjadi orang terkaya di Indonesia. Daftar tersebut dirilis oleh Majalah Forbes 40 orang terkaya se-Indonesia edisi 2011. Pemilik Djarum R. Budi & Michael Hartono diperingkatkan nomor pertama dengan memiliki kekayaan sebesar US$ 14 miliar. 

Posisi orang terkaya kedua yang dirilis majalah Forbes, Rabu (23/11) menempatkan Presiden Direktur PT Gudang Garam Susilo Wonowidjojo. Bos perusahaan rokok yang berdiri 1958 silam, memiliki kekayaan sebesar US$ 10,5 miliar.

Sedangkan pengusaha dan pendiri serta pengendali Grup Sinar Mas, Eka Tjipta Widjaja yang kini berusia 88 tahun, sebagai orang terkaya diperingkat ketiga dengan kekayaan sebesar US$ 8 milyar.

Bos Bumi Resources Aburizal Bakri berada diperingkat ke 30 dengan kekayaan US$ 890 juta. Sebelumnya 2010 lalu kekayaan ical dirilis berjumlah US$ 2,1 miliar.

Meski dominan dengan pengusaha gaek, pengusaha muda Indonesia juga dinobatkan sebagai orang terkaya. Sandiaga Uno diusia ke 42 menjadi orang terkaya ke 37. Pemilik 51 persen saham Mandala Air itu memiliki kekayaan sebesar US$ 660 juta.

Sedangkan pengusaha termuda yang menjadi orang terkaya adalah Ciliandra Fangiono, yang saat ini berusia 35 tahun. Pengusaha yang memiliki lahan sawit di Sumatera dan Kalimantan itu, memiliki kekayaan sebesar US$ 1,20 miliar.


Daftar 40 orang terkaya didunia yang dirilis majalah Forbes


1.    R. Budi & Michael Hartono (US$ 14 miliar).
2.    Susilo Wonowidjojo (US$ 10,5 miliar).
3.    Eka Tjipta Widjaja (US$ 8 miliar)
4.    Low Tung Kwok (US$ 3,7 miliar)
5.    Anthoni Salim (US$ 3,6 miliar)
6.    Sukanto Tanoto (US$ 2,8 miliar)
7.    Martua Sitorus (US$ 2,7 miliar)
8.    Peter Sondakh (US$ 2,6 miliar)
9.    Putera Sampoerna (US$ 2,4 miliar)
10.  Achmad Hamami (US$ 2,2 miliar)
11.  Chairul Tanjung (US$ 2,1 miliar)
12.  Boenjamin Setiawan (US$ 2 miliar)
13.  Sri Prakash Lohia (US$ 1,7 miliar)
14.  Murdaya Poo (US$ 1,5 miliar)
15.  Tahir (US$ 1,4 miliar)
16.  Edwin Soeryadjaya (US$ 1,35 miliar)
17.  Kiki Barki (US$ 1,3 miliar)
18.  Garibaldi Thohir (US$ 1,3 miliar)
19.  Sjamsul Nursalim (US$ 1,22 miliar)
20.  Ciliandra Fangiono (US$ 1,210 miliar)
21.  Eddy Wiliam Katuari (US$ 1,2 miliar)
22.  Hary Tanosoedibjo (US$ 1,19 miliar)
23.  Kartini Muljadi (US$ 1,15 miliar)
24.  TP Rachmat (US$ 1,140 miliar)
25.  Djoko Susanto (US$ 1,040 miliar)
26.  Harjo SUtanto (US$ 1 miliar)
27.  Ciputra (US$ 950 juta)
28.  Samin Tan (US$ 940 juta)
29.  Benny Subianto (US$ 900 juta)
30.  Aburizal Bakrie (US$ 890 juta)
31.  Engki Wibowo & Jenny Quantero (US$ 810 juta)
32.  Hashim Djojohadikusumo (US$ 790 juta)
33.  Soegiarto Adikoesoemo (US$ 770 juta)
34.  Kuncoro Wibowo (US$ 730 juta)
35.  Muhammad Aksa Mahmud (US$ 710 juta)
36.  Husain Sjojonegoro (US$ 700 juta)
37.  Sandiaga Uno (US$ 660 juta)
38.  Mochtar Riady (US$ 650 juta)
39.  Triatma Haliman (US$ 640 juta)
40.  Handojo Santosa (US$ 630 juta).


(Forbes/asr)