| Birokrasi, Infrastruktur dan Korupsi Menghambat Laju Ekonomi |
| Nasional - Nasional |
| Ditulis oleh Era Baru News | Jumat, 23 Desember 2011 |
|
"Namun ternyata ada 3 masalah yang menghambat, tolong dibaca dengan baik, yakni birokrasi, infrastruktur dan korupsi," kata SBY saat di Istana Negara memipin rapat kerja pemerintah, Jumat (23/12). Terkait masalah birokrasi, SBY mengatakan situasinya sangat kompleks. Namun demikian tidak ada alasan apapun untuk tidak melakukan perubahan secara fundamental. Selaku Kepala Negara, SBY menginginkan hingga tiga tahun mendatang, masalah tersebut sudah ditangani dengani dengan baik. Penanganan masalah infrastruktur diperlukan mobilisasi potensi yang dimiliki dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Langkah yang dilakukan adalah pengurangan belanja rutin pegawai untuk meningkatkan belanja modal. Menghadapi merebakanya kasus korupsi di tanah air, Presiden meminta keterlibatna penuh semua pihak untuk mencegah maraknya praktek korupsi. Kendali pemberantasan korupsi tidak hanya semata ditangani oleh Presiden, namun semua pihak ikut turut berperanan. Presiden mengatakan rating perekonomian Indonesia sudah meningkat dengan mencapai Investment Grade. Rating tersebut kembali meningkat seperti sebelum krisis, setelah 14 tahun peringkat Investment Grade kembali kembali diraih. Rapat kerja ini mengagendakan evaluasi kinerja pemerintah secara objektif dan efektif, Presiden didampingi oleh Wakil Presiden Boediono juga membahas secara bersama menteri KIB II untuk melakukan koreksi untuk meningkatkan kinerja guna meningkatkan prestasi. (presidensby.info/asr) |

Bogor – Presiden SBY mengatakan masalah birokrasi, infrastruktur dan korupsi menghambat laju perekonomian Indonesia. Sedangkan rating ekonomi Indonesia saat ini dinilai terus membaik saat ekonomi dunia mengalami krisis.
Mozilla Firefox