|
JAKARTA — Novelis Andrea Hirata, penulis "Laskar Pelangi" , dapat kabar baik dari agennya, Kathleen Anderson, di New York, Amerika Serikat. Penerbit terkemuka Amerika terbaik Farrar, Strauss and Giroux (FSG) berminat menerbitkan The Rainbow Troops—edisi internasional dari Laskar Pelangi.
”Alhamdulillah, ini adalah pencapaian tertinggi Laskar Pelangi sejak novel itu terbit,” kata Andrea.
Menurut Andrea, Novel "Laskar Pelangi" akan disalin dalam standar bahasa internasional. FSG adalah penerbit ternama yang paling banyak menerbitkan karya para pemenang nobel sastra. Sebanyak 21 pemenang Nobel Sastra, karyanya diterbitkan FSG, antara lain TS Eliot, Pablo Neruda, Nadine Gordimer, Seamus Heaney, dan Mario Vargas Llosa yang mendapat Nobel Sastra 2010.
Andrea merasa bangga, karena salah satu novel karyanya akan diubah dalam bahasa internasional oleh editor termana dari FSG Sarah Crichton . Ini merupakan peristiwa pertama karya novelis Indonesia diterbitkan oleh penerbit terkemuka Amerika.
Sarah Crichton dari FSG yang akan menjadi editor The Rainbow Troops, sudah membaca novel itu. Menurut Sarah novel tersebut membawa semangat baru, menyedihkan sekaligus menawan.
”Agen saya sudah dihubungi Plan B, perusahaan milik Brad Pitt yang kemungkinan akan memfilmkan kembali Laskar Pelangi. Bagi saya, ini bukan semata prestasi Laskar Pelangi, tetapi juga prestasi dunia buku Indonesia. Saya harap ini dapat menginspirasi para penulis Indonesia untuk terus berkarya,” kata Andrea
Andrea juga mengaku akan ada perusahaan dari Italia, yang berminat untuk menyadur ulang novel ini dalam bahasa Italia. Sedangkan Plan B milik Brad Pitt, sudah melirik Laskar Pelangi sejak awal. 
“Saya kurang tahu angka pastinya, negosiasinya US$300 ribu, tapi prosesnya berjenjang setelah novel alih bahasa ini. Sekarang saya juga sedang membuat nomor pajak internasional agar bisa jelas, berapa royalti yang bisa saya dapat dari kontrak novel dan film ini nantinya,” ungkapnya.
Ia berharap, penulis luar negeri tidak lagi memandang sebelah mata penulis Indonesia.
Selama satu tahun ini, proses editing untuk penyalinan kembali novel 'Laskar Pelangi' dalam bahasa internasional akan segera rampung. Awal tahun 2012, 'Laskar Pelangi' yang sisadur dengan judul 'The Rainbow Troops' sudah bisa dinikmati pembaca.
“Mereka mungkin hanya akan merubah covernya, tapi tidak merubah inti ceritanya,” tutup Andrea. (sus) |