| Asap Panas Menyembur di Bali |
| Daerah - Bali |
| Ditulis oleh Era Baru News | Senin, 19 April 2010 |
|
"Penelitian akan melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli geologi guna mengetahui secara pasti fenomena alam tersebut," kata Kabag Publikasi dan Dokumentasi Biro Humas dan Protokol Pemprov Bali I Ketut Teneng ketika dihubungi di Denpasar, Senin (19/04). Bersamaan dengan itu, ia mengharapkan masyarakat di sekitar tempat kejadian untuk tetap tenang, namun tidak mengurangi kewaspadaannya. "Kami minta warga tidak gelisah, namun tidak juga mengurangi kewaspadaan," katanya dan menambahkan, dengan demikian, bila kemudian timbul hal tidak diinginkan, secepatnya dapat mengambil tindakan yang diperlukan. Asap putih berhawa panas, Minggu pagi (18/04) sekitar pukul 07.00 wita tiba-tiba muncul dari bawah permukaan tanah milik warga di Desa Tajun. Akibatnya, warga setempat geger, termasuk Camat Kubutambahan Made Suyasa juga langsung meninjau ke lokasi. Peristiwa cukup langka yang terjadi di lahan perkebunan daerah pegunungan itu cukup menimbulkan kekhawatiran warga. Mereka mengaku was-was munculnya kejadian seperti kasus lumpur di Sidoarjo, Jawa Timur. Fenomena alam itu muncul di areal perkebunan milik Komang Kawiarsa, yang sejak enam tahun lalu dikontrak oleh Made Sutrawan untuk digunakan sebagai tempat usaha membuat patung dari bahan batu bekas letusan gunung. Made Sutrawan bersama sejumlah karyawannya adalah orang yang pertama kali menyaksikan peristiwa alam yang muncul percis di bawah tiang beton penyangga bangunan semi permanen tempat mereka bekerja. Ia mencoba mencari sumber asap dengan menggali pada kedalaman 50 sentimeter, dan ternyata kepulan asap menjadi semakin panas, sehingga tidak berani meneruskan penggalian tersebut. Bahkan salah seorang warga mencoba menaruh air dan telur ayam dalam panci kecil di atas sembulan asap panas, ternyata telur tersebut menjadi matang dalam waktu satu jam, ujar Sutrawan. Dari fenomena alam tersebut, lanjut dia, warga setempat berharap pemerintah secepatnya dapat melakukan penelitian, sehingga segalanya menjadi jelas.(ant/waa) |

Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali akan secepatnya meneliti asap panas yang menyembur di daerah pegunungan Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, sekitar 95 km utara Kota Denpasar.
Mozilla Firefox