Wisatawan Eropa Bertahan di bali
Daerah - Bali
Ditulis oleh Era Baru News Selasa, 20 April 2010

badaidebuDenpasar - Sebagian besar wisatawan Eropa yang sedang berlibur memilih bertahan di Bali, akibat badai debu yang melanda Eropa karena meletusnya gunung api di Islandia. Hal tersebut dikatakan Ketua Bali Tourism Board (BTB), Ida Bagus Ngurah Wijaya.

"Dampak letusan gunung api di Islandia menyebabkan penerbangan ke Eropa terganggu, akibatnya wisatawan Eropa yang mau pulang ke negaranya dari Bali juga tertunda," kata Ida Bagus Ngurah Wijaya di Denpasar, Selasa (20/04).

Ia mengatakan, kejadian ini merupakan musibah alam sehingga wisatawan asal Eropa selama di Bali tidak merasa panik dan sabar menunggu penerbangan tujuan Eropa tersebut.

"Kita berharap mereka tidak panik dan merasa nyaman di Pulau Dewata sambil menunggu pesawat yang berangkat ke negaranya," kata Ngurah Wijaya.

Manager Public Relations Sanur Beach Hotel Candy Juliani mengatakan, di kawasan Sanur kebanyakan wisatawan asal Eropa berlibur dalam waktu lama.

"Sudah tentu dengan tertunda kepulangannya, wisatawan tersebut akan memperpanjang waktu tinggal di hotel ini untuk beberapa hari ke depan," katanya.

Dikatakan, kawasan Sanur selama ini dikenal sebagai salah satu tempat favorit mereka untuk menginap, karena suasananya nyaman dan santai di lokasi ini.

"Kami memiliki tiga tamu asal Belanda yang sudah sebulan terakhir menginap. Mereka akhirnya memperpanjang masa tinggal akibat kejadian alam di Islandia," ucapnya.

Manajer Personalia, Hukum dan Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Ngurah Rai Alex Pudjianto menyatakan, secara umum penerbangan internasional dari Bali ke kota-kota lain di Asia tidak mengalami masalah. Kota-kota itu, antara lain Singapura, Hongkong dan Bangkok.

"Namun demikian kami tidak memungkiri jika ada wisatawan yang menunda kepulangan ke Eropa. Tapi itu tidak menjadi urusan kami. Semua tanggung jawab biro perjalanan dan penerbangan bersangkutan," katanya.(ant/waa)