Naskah Ujian Nasional Dijaga Pecalang
Daerah - Bali
Ditulis oleh Era Baru News Selasa, 12 April 2011

Denpasar - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Ida Bagus Ngurah Anom mengatakan naskah ujian nasional SMA/SMK dijaga sejumlah petugas kepolisian dan 'pecalang' atau petugas keamanan desa adat.

"Pengamanan dokumen naskah ujian nasional tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ngurah Anom di Denpasar, Selasa (12/4).

Dia mengatakan hingga saat ini semua naskah ujian nasional masih berada di percetakan di Surabaya, Jawa Timur dan diperkirakan akan tiba di Bali dalam dua hari ke depan.

"Untuk pengamanan naskah ujian tersebut dari percetakan sampai dibawa ke Bali telah kami siapkan dengan baik," katanya.

Selain pihak panitia ujian, menurut dia untuk pengamanannya tetap mengandalkan aparat kepolisian di semua tingkatan hingga ke Polsek yang tersebar di kabupaten dan kota di Bali.

"Nantinya setelah dokumen naskah ujian tiba di Pelabuhan Gilimanuk (Jembrana), langsung mendapat pengawalan ketat untuk disimpan di gudang arsip, sebelum nantinya didistribuskan ke semua sekolah," katanya.

Ngurah Anom menjelaskan, saat naskah ujian disimpan dalam gudang, maka semua lokasi akan disterilkan dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan.

"Untuk pengawasan dari percetakan hingga distribusi, panitia dari Universitas Udayana dan dan Disdikpora Bali, bersama kepolisian akan berjaga selama 24 jam," katanya.

Menurutnya, polisi akan terbagi dalam tiga regu yang akan terus berjaga sampai naskah distribusikan ke Polsek pada H-2 sebelum pelaksanaan ujian 18 April 2011.

Untuk pengawasan saat UN, kata dia, selain guru sekolah juga para dosen perguruan tinggi dan masing-masing sekolah akan dijaga dua orang koordinator.

"Ada 300 orang dosen akan turun langsung mengawasi pelaksanaan ujian nasional tersebut," katanya.

Ia juga meminta kepada semua sekolah di seluruh Bali menggelar acara persembahyangan guna menciptakan kelancaran dan kesuksesan saat pelaksanaan UN.

Menurut rencana, Gubernur Bali Made Mangku Pastika akan meninjau langsung pelaksanaan ujian, hanya saja kapan dan sekolah mana saja yang akan disidak oleh gubernur belum diinformasikan ke pihak Disdikpora.

"Biasanya Gubernur Mangku Pastika sidak ujian, namun sekolah mana yang ditinjau apakah yang kondisinya rusak atau bagaimama, kami belum diberitahu," kata Ngurah Anom.(ant/waa)