Korban Penyergapan Teroris Aceh Bertambah
Nasional - Politik
Ditulis oleh Era Baru News Kamis, 04 Maret 2010

operasi terorisAceh Besar - Korban baku tembak antara aparat kepolisian dengan kelompok bersenjata di kawasan pegunungan Seulawah Kabupaten Aceh Besar, dilaporkan bertambah satu orang lagi.

Satu unit mobil ambulan dari tempat kontak senjata di Simpang Cot Buket, Lamkabeu Kecamatan Seulimum, Aceh Besar meluncur dengan kecepatan tinggi.

Terlihat sejumlah aparat kepolisian yang berada dalam mobil itu. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada informasi yang menyebutkan korban luka tembak itu berasal dari pihak mana, karena mobil tersebut melaju dengan cepat meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, seorang warga desa Meunasah Tunong, Kemukiman Lamkabeu, Nurbahri (60) meninggal dunia akibat ditembak, namun belum diketahui siapa pelakunya.

Penembakan terjadi pada Rabu (3/3) sekitar pukul 22.00 WIB, saat Nurbahri hendak pulang ke rumah setelah melihat tanaman padinya di sawah yang jaraknya tidak begitu jauh dari kediaman.

Korban sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Jantho namun akhirnya meninggal dunia dan dibawa kembali ke rumah duka. Nurbahri dikebumikan sekitar pukul 15.00 WIB

Sementara suasana di sekitar lokasi cukup mencekam, warga tidak berani untuk ke sawah dan sebagian warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi pengepungan tidak berani untuk pulang.

"Kami tidak berani ke sawah, bukan tidak diizinkan tapi kami takut karena banyak polisi bersenjata lengkap dan baku tembak masih terjadi," kata Anita (30) seorang warga setempat.

Aksi baku tembak tersebut terjadi terkait penyisiran yang dilakukan polisi karena adanya dugaan jaringan yang diperkirakan merupakan bagian dari kelompok di pegunungan Jalin, Jantho Aceh Besar melarikan diri ke kawasan itu.

Selain melalukan pengepungan dari darat yang dilakukan aparat Brimob berkekuatan dua kompi serta tim antiteror, juga dilakukan pemantauan dari udara dengan mengerahkan satu unit helikopter.(ant/waa)