Seorang Teroris Ditangkap Bersamaan Kunjungan Obama
Nasional - Politik
Ditulis oleh Era Baru News Kamis, 11 November 2010

tersangkateroris3Solo - Prajurit Densus 88 Antiteror Polri membekuk seorang buronan terduga teroris, Muhammad Bahrun Naim (27) di rumah kontrakannya di kampung Mertrodanan RT 02/03 Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/11) siang.

Bahrun dibekuk ketika Presiden Amerika Serikat, Barack Obama mengakhiri kunjungannya di Indonesia. Namun, belum diketahui pasti, apakah penangkapan ini terkait dengan kunjungan Obama.

Sebelumnya Obama beberapa kali memutuskan mempersingkat kunjungannya di Jakarta. Namun, protokoler Obama beralasan pemangkasan waktu kunjungan Obama hanya karena abu vulkanik Merapi. 

Terduga teroris tersebut kemudian diboyong ke Jakarta, Kamis (11/11) pagi.

"Saat ini, pelaku yang diduga teroris dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kepala Divisi Hubungan (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Iskandar Hasan di Jakarta, Kamis.

Saat diinterogasi Bahrun Naim mengaku menyimpan 200 butir peluru di rumahnya.

"Hasil penggeledahan di atas diketemukan berupa peluru AK 56 sebanyak 547 butir, peluru 9 mm sebanyak 32 butir, CPU komputer enam unit dan barang bukti juga dibawa ke Jakarta," kata Iskandar.

Kadiv Humas mengatakan Bahrun Naim termasuk kelompok simpatisan Abdullah Sonata.

Abdullah Sonata alias Arman Kristianto alias Nata alias Andri alias Heri alias Eko Pramono Wibowo berusia 32 tahun. Abdulah berperan besar dalam pelatihan militer teroris di Aceh, yang dibongkar Polisibeberapa bulan silam.

Dalam kesehariannya, Abdullah dikenal sebagai guru Bahasa Arab di perumahan Galaksi, Bekasi. Polri mengklaim Abdullah memiliki peran yang sangat besar dalam aksi teroris.

Abdullah juga memasok senjata api dalam pelatihan militer teroris. Selain itu, Abdullah menyembunyikan buron Dulmatin.

Abdullah ditangkap pada Rabu, 23 Juni 2010 lalu, saat berada di bus Kramat Jati dalam perjalanan dari Boyolali ke Solo.(ant/waa)