| Warga Sekitar Gunung Kerinci Cermati Perilaku Satwa |
| Nasional - Politik |
| Ditulis oleh Era Baru News | Sabtu, 13 November 2010 |
|
"Supaya tidak resah dan cemas, kita menyarankan warga di Kayu Aro mencermati perubahan prilaku satwa Gunung Kerinci daripada mengadopsi pemberitaan tentang kondisi Gunung Kerinci yang simpang siur di media saat ini," kata Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kerinci Drs Basyarin melalui Sekretaris BPBD Armison di Kerinci, Sabtu (13/11). Membaca dan mencermati gelagat atau tanda-tanda alam adalah hal yang bijaksana dilakukan masyarakat awam. Itu akan jauh lebih baik daripada mengakses informasi dari sumber yang diragukan. "Salah satu tanda alam gunung akan meletus adalah gelisahnya satwa-satwa liar di gunung sehingga mereka keluar dan turun masuk kampung. Itu bisa jadi indikator alam telah terjadi peningkatan aktivitas vulkanik di gunung. Satwa-satwa tidak nyaman dan cenderung hilang kontrol," ujarnya. Warga Gunung Kerinci beberapa pekan belakangan sejak meletusnya Gunung Merapi di Jawa dan dinaikkannya status Gunung Kerinci dari normal menjadi waspada telah membuat resah dan cemas masyarakat. Banyak warga yang menghentikan aktivitas kesehariannya seperti bertani. Ada juga yang sudah angkat kaki mengungsi ke tempat kerabat di desa yang lokasinya lebih jauh dari kawah gunung tertinggi di Sumatera tersebut. Padahal, kata Armison, kondisi Gunung Kerini belum berbahaya seperti yang mereka duga. Meskipun terjadi peningkatan aktivitas kegempaan, keadaan masih terbilang normal dan biasa terjadi bagi gunung berapi. Hinga saat ini, satwa yang mendiami Gunung Kerinci, seperti mamalia (harimau, kambing gunung, celeng, kijang), primata siamang, simpae, beruk, ungko dan berbagai jenis monyet lainnya maupun reptilia (ular dan labi-labi) belum ada yang menunjukkan perubahan perilaku. "Belum ada yang keluar hutan dan turun gunung, belum ada yang masuk kampung. Ini artinya kondisi Gunung Kerinci hingga saat ini masih pada tingkat aman. Jadi kita sarankan warga mengamati saja perubahan perilaku hewan-hewan liar itu, daripada harus ribut dan takut." tambahnya.(ant/yan) |

Kerinci - Badan Penanggulangan Bencana Daerah minta warga Kabupaten Kerinci, khususnya warga Kayu Aro mencermati perubahan perilaku satwa di Gunung Kerinci, karena bisa dijadikan indikator menentukan tingkat perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Kerinci.
Mozilla Firefox