| Bahan Kontrasepsi dari Jaya Wijaya |
| Nasional - Politik |
| Ditulis oleh Era Baru News | Rabu, 29 Desember 2010 |
|
Jakarta - Sebuah tanaman yang tumbuh di daerah Pegunungan Jaya Wijaya, Papua, dengan nama ilmiah Justicia gendarussa Burm.f, menjadi bahan terpenting untuk membuat alat kontrasepsi pria. Demikian diungkapkan Kepala Badan Koordinasi Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief dalam diskusi mengenai kependudukan di Gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu (29/12). Diskusi juga menghadirkan pembicara anggota Fraksi Partai Hanura DPR Akbar Faisal dan Kepala Lembaga Demograsi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) Sonny Harry B Harmadi. Menurut Sugiri, jenis kontrasepsi itu kini masih dalam penelitian klinis BKKBN bekerjasama dengan Universitas Airlangga dan Indofarma. Semula penelitian klinis dilakukan kepada 36 orang dan saat ini kepada 200 orang. Dia menjelaskan, dalam penelitian ini, orang-orang yang menjadi objek penelitian diberi zat dari daun tanaman tersebut. "Masih dalam bentuk daun-daunan, belum berbentuk ekstrak," katanya. Ide menjadikan Justicia gendarussa Burm.f sebagai alat kontrasepsi bagi kaum pria didasarkan pengamatan petugas BKKBN terhadap suku tertentu yang bermukim d Jaya Wijaya. "Jumlah penduduk di komunitas suku itu relatif stagnan. Diduga hal tersebut karena kaum pria di sana mengonsumsi gandarusin," katanya sambil menambahkan, BKKBN bersama Unair dan Indofarma sejak 2008 meneliti hal itu. Menurut Sugiri, alat kontrasepsi baru itu berupa zat kimia yang disebut "gandarusin" yang diambil dari sejenis tumbuhan bernama gandarusa. Sesuai hasil penelitian laboratorium, "gandarusin" mempunyai kemampuan memperlemah proses pembuahan sel telur sperma laki-laki. Dengan mengonsumsi gandarusa yang mengandung zat "gandarusin", maka sperma lemah dan tidak mampu menembus dinding sel terlur sehingga tidak terjadi pembuahan. Alat kontrasepsi baru ini sedang memasuki tahap penelitian klinis dan masih harus menjalani tahap penelitian lainnya, seperti mengenai efek samping serta cara penggunaannya apakah dengan kapsul, serbuk (ekstrak), suntik atau susuk.(ant/yan) |

Mozilla Firefox