Jaring Trawl Rusak Separuh Terumbu Karang Bengkulu
Nasional - Politik
Ditulis oleh Era Baru News   
Selasa, 04 Januari 2011 10:58

terumbukarangBengkulu - Terumbu karang di kawasan pantai Provinsi Bengkulu sampai saat ini rusak antara 40 hingga 50 persen akibat pengguna jaring trawl.

Kawasan terumbu karang mulai dari Kabupaten Kaur hingga Mukomuko kondisinya saat ini sangat memprihatinkan akibat ulah para nelayan Penangkap ikan dengan jaring haram tersebut, kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Bismalinda, Selasa (4/1).

Para nelayan sebagian besar belum ada kesadaran menjaga ekosistem laut dengan menangkap ikan menggunakan jaring trawl, ujarnya.

Kerusakan terumbu karang tersebut sudah berlangsung cukup lama, sedangkan pemulihannya memerlukan waktu puluhan tahun ke depan.Dampak dari kerusakan terumbu karang ini akan mempengaruhi hasil tangkapan ikan karang dan loobster bagi nelayan di sepanjang pesisir Provinsi Bengkulu.

Kondisi ini juga diperparah lagi dengan keadaan musim yang tidak menentu dan sulit ditebak akhir-akhir ini, sehingga berdampak pada penghasilan nelayan sendiri.

Padahal nelayan Bengkulu selama ini memperoleh tangkapan cukup lumayan terutama pada jenis lobster dan ikan karang, tapi sejak terjadinya kerusakan terumbu karang produksi mereka turun drastis.

Kerusakan karang itu bisa juga akibat nelayan menangkap ikan menggunakan bahan peledak, sehingga tidak hanya ikan besar yang mati tetapi anakan ikan ikut punah.

Sekarang para nelayan mulai kesulitan menangkap ikan di wilayah pinggiran pantai dan harus jauh dari lepas pantai, sedangkan kondisi perahu tidak memungkinkan.

Untuk mengatasi kebiasaan nelayan itu pihaknya terus bersosialisasi agar nelayan tidak menggunakan alat tangkap pukat harimau (Trawl) dan bahan peledak.

Pemerintah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan di daerah masing-masing telah melakukan upaya konservasi dan rehabilitasi terhadap terumbu karang.

Upaya dilakukan pemerintah itu tidak akan terwujud tanpa adanya peran serta masyarakat melalui kesadaran dalam menjaga kelestarian terumbu karang, ujarnya.(ant/yan)

 
Stay Slim and Healthy