| Atlet Wushu Cilik Minta Dukungan Menteri |
| Nasional - Politik |
| Ditulis oleh Era Baru News | Selasa, 18 Januari 2011 |
|
Jakarta - Atlet wushu, Edgar Xavier berusia 12 tahun yang berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu tahun 2010 mendatangi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk meminta dukungan moril dan materiil. Untuk menyampaikan harapannya tersebut Edgar Xavier didampingi kedua orangtuanya datang ke Kantor Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan diterima oleh Menteri Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Selasa (18/1). Dalam audiensi bersama menteri, Edgar yang didampingi orang tuanya berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan olahraga wushu dan mencarikan orang tua asuh bagi Edgar. Orang tua asuh ini dimaksudkan untuk memberikan dukungan moril dan materiil bagi Edgar agar bisa terus menekuni olahraga Wushu hingga ke tingkat olimpiade. Menanggapi hal tersebut Linda Gumelar menyatakan akan mencoba memfasilitasi harapan Edgar tersebut kepada pihak swasta atau dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate social responsibility (CSR). "Kementerian kami tidak memiliki anggaran untuk itu, namun kami akan mengupayakan memfasilitasi keinginan Edgar kepada para pelaku usaha atau dunia swasta melalui alokasi dana CSR yang mereka miliki," katanya. Menurut Linda, harapan Edgar harus bisa diakomodasi karena semangat luar biasa dari seorang anak untuk membela negara di bidang olahraga Wushu. Ditambah lagi Edgar dinilai cukup berprestasi, terbukti dari keberhasilannya meraih juara pertama pada Kejuaraan Dunia Junior Wushu yang diikuti 43 negara. Edgar yang saat ini masih duduk di bangku kelas 6 sekolah dasar di salah satu sekolah swasta itu berhasil menyisihkan Jepang dengan perbedaan nilai yang cukup tipis yakni 0,1 poin. Edgar sendiri mengaku bercita-cita mengikuti olimpiade junior wushu dan bisa mengalahkan Cina.(ant/yan) |

Mozilla Firefox