| SBY Perintahkan Nunun dan Buronon Lain Segera Ditangkap |
| Nasional - Politik |
| Ditulis oleh Era Baru News | Kamis, 11 Agustus 2011 |
|
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memerintahkan setiap buronan yang berada di tempat persembunyiannnya di luar negeri termasuk Nunun Nurbaeti segera ditangkap. SBY mengatakan hal tersebut saat membuka rapat kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Kamis(11/8) pagi. "Ternyata kita bisa menangkap buronan di luar negeri. Saya instruksikan untuk menemukan dan menangkap buronan-buronan lainnya," ujar Nunun. Buronan polisi yang diduga berada di luar negeri yang juga masuk dalam daftar orang dicari oleh jajaran Interpol, selainĀ Nunun Nurbaeti adalah Adelin Lis, Edy Tansil, Joko S Tjandra, dan Anggoro Widjaja. Nama-nama itu telah menjadi buron sejak lama namun hingga kini belum ada titik terang. Namun Nunun yang paling banyak dituntut oleh masyarakat untuk segera ditangkap. Nunun telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI). Dia merupakan tersangka penyuapan cek pelawat kepada para anggota DPR pada 2004 untuk memenangkan Miranda S Goeltom sebagai Dewan Gubernur Senior (DGS) BI. Sejumlah anggota DPR periode itu telah diganjar hukuman dan ada yang masih diadili. Diantaranya bahkan ada yang telah menyelesaikan masa hukumannya. Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam, di Mabes Polri, Jakarta mengatakan Polri tidak membutuhkan perintah SBY untuk memburu para buronan tersebut.
"Tidak perlu perintah SBY. Tim sudah berangkat untuk mencari Nunun," ujar Anton.. |

Mozilla Firefox