|
JAKARTA – Dua mantan menteri, Yusril Ihza Mahendra dan Fuad Bawazier, "diusir oleh Rektor UKI, dengan dilakukan pembubaran diskusi terbuka “Membongkar Keterlibatan SBY-Boediono dalam Kasus Century” di Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI).
Pembubaran diskusi oleh Rektor UKI karena diskusi tersebut dianggap tidak berijin.
Mereka sempat melanjutkan diskusi Meski diusir dengan mahasiswa di kantin kampus.
Mantan menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pembongkaran Century harus diteruskan oleh Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK), jaksa, dan polisi. “Dan itu kan sudah merupakan rekomendasi DPR yang harus dilaksanakan,” kata Yusril, Senin (5/12).
Insiden pembubaran diskusi yang dilakukan Rektor UKI, Maruli Gultom. Menurut Yusril, pengusiran yang dilakukan pihak rektorat merupakan dinamika perjuangan. Meski begitu dia menghormati aturan internal yang ada di kampus UKI. “Kami yang diundang tidak mengerti peraturan internal di UKI. Ini dinamika. Kita patuh saja,” kata Yusril.
Sedangkan mantan menteri Keuangan, Fuad Bawazier memaklumi pengusiran yang dilakukan Rektor UKI. "Ada gap yang berbeda antara satu generasi dengan satu generasi lain. Ya kita maklumi saja,” kata Fuad.
Diskusi tersebut berjudul "Solusi dan Komitmen Mengurai Skandal Century Rp 6,7 Triliun, Keterlibatan SBY-Boediono dan Penuntasannya".Hadir juga anggota Pansus Century, Bambang Soesatyo, serta pengusung pansus Century, Muhammad Misbahkun dan Adhie Massardi. (sus) |