Polisi Periksa Tiga Saksi Kasus Ledakan Bondet
Daerah - Surabaya
Ditulis oleh Era Baru News Jumat, 13 May 2011

Sumenep - Anggota Polsek Batu Putih, Sumenep, Madura, Jawa Timur, memeriksa tiga saksi dalam kasus ledakan "bondet" atau bom rakitan untuk menangkap ikan di ladang Desa Juruan Laok yang menyebabkan seorang warga terluka.

"Tiga saksi itu semuanya warga Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, yang rumahnya paling dekat dengan lokasi ledakan bondet pada Rabu (11/5) lalu," kata Kapolsek Batu Putih, AKP Wiyono di Sumenep, Jumat (13/5).

Informasi di lapangan yang dihimpun polisi, ada dugaan korban, Morahba atau Murahwi, sengaja dilempar bondet oleh orang tak dikenal ketika sedang mencari rumput di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Informasi tersebut sedang kami dalami. Apalagi, sekitar empat bulan lalu, korban juga pernah mengalami hal serupa, yakni dilempar bondet ketika berada di rumahnya. Namun, bondet tersebut tidak sampai meledak," ujarnya menerangkan.

Kasus yang terjadi empat bulan lalu itu, kata dia, menimbulkan dugaan korban sengaja dilempar bondet lagi oleh seseorang pada Rabu lalu.

"Semuanya masih dalam proses penyelidikan. Kami tidak ingin berandai-andai lebih dulu," ucapnya menambahkan.

Wiyono menjelaskan, pada Rabu petang sesaat setelah menerima laporan adanya ledakan bondet dan Kamis (12/5), pihaknya dibantu anggota Polres Sumenep melakukan olah TKP.

"Di TKP, kami hanya menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban di antaranya sandal dan sobekan plastik yang diduga pembungkus bondet. Pinggiran sobekan plastik tersebut menghitam pertanda sebelumnya terkena percikan api atau ikut terbakar," paparnya.

Saat ini, sejumlah barang yang ditemukan di TKP disita sebagai barang bukti dan diamankan di Mapolsek Batu Putih.

Wiyono juga mengemukakan, pihaknya belum menemukan petunjuk yang cukup terang untuk mengungkap kasus ledakan bondet tersebut dari keterangan tiga orang yang sudah diperisanya sebagai saksi.

"Masih gelap. Untuk sementara, kami juga belum memeriksa korban, karena masih dirawat di Rumah Sakit Daerah (RSD) Sumenep akibat luka yang dideritanya," katanya mengungkapkan.

Pada Rabu lalu sekitar pukul 17.45 WIB, Morahba yang sedang mencari rumput diduga terkena ledakan bondet.

Hingga kini korban yang menderita luka di sebagian tubuhnya, di antaranya dagu hingga mulut dan lengan, masih dirawat di RSD Sumenep. (ant/yan)