| Kondisi Sejumlah Gedung SD di Sarolangun Memprihatinkan |
| Daerah - Sumatera |
| Ditulis oleh Era Baru News | Jumat, 13 May 2011 |
|
Jambi - Kondisi beberapa bangunan Sekolah Dasar (SD) di Sarolangun, Jambi masih banyak yang rusak dan membutuhkan perhatian dari pemerintah. Pantauan di lapangan, kondisi tersebut mengganggu aktivitas belajar murid, apalagi pada saat turun hujan. Sebab, bangunan sekolah sudah rusak serta sebagian atap sekolah yang sudah bocor, sehingga pada saat turun hujan air pun masuk. Selain itu, kurangnya fasilitas seperti bangku serta lingkungan sekolah yang berlumpur juga terkadang menjadi kendala bagi proses belajar. Kondisi sekolah yang kurang memadai untuk aktivitas belajar mengajar ini ditemukan di SDN nomor 107/VII Desa Panti, Kecamatan Sarolangun, SDN nomor 105/VII Desa Sungai Baung, Kecamatan Sarolangun, dan SDN nomor 04/VII Kelurahan Sarolangun Kembang I, Kecamatan Sarolangun. Kepala SD nomor 107, Asiah SPd, ketika dihubungi Jumat (13/5), mengatakan, kondisi sekolah bagian bangunannya serta lantainya sudah mengalami kerusakan. Dengan kondisi ini apabila terus dibiarkan dikuatirkan akan mengganggu siswa yang belajar di dalam bangunan sekolah yang sudah tidak memadai lagi. Dia mengatakan sudah melaporkan kepada pihak UPTD dan pihak Dinas Pendidikan, namun hingga saat ini masih menunggu taggapan. Sementara itu, di SDN 105/VII, murid terpaksa ada yang belajar dengan memanfaatkan ruang perumahan guru yang berukuran sekitar 2 meter x 5 meter karena SDN 105 kekurangan ruang kelas untuk proses belajar bagi siswanya. Para guru berinisiatif untuk menggunakan perumahan guru sebagai tempat belajar murid. "Kami terpaksa menggunakan ruang perumahan guru untuk kegiatan belajar mengajar," ujar salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya. Sedangkan di SDN 04/VII, kondisi sekolah kekurangan bangku untuk kegiatan belajar. Sehingga saat ini terpaksa menggunakan bangku yang sebagian sudah rusak, bahkan ada siswa yang tepaksa duduk berdua satu bangku. "Kita kekurangan bangku sekitar 70 bangku siswa," kata Kepala Sekolah SDN 04/VII, Hasnul Yakin SPd. Kepala Dinas Pendidikan Sarolangun, Thabroni Rozali, tidak membantah adanya beberapa sekolah dasar yang kondisinya memang perlu diperhatikan. Namun untuk memperbaiki sekolah yang memprihatikan tersebut akan dibuat suatu perencanaan terlebih dahulu, serta dilihat dari skala prioritasnya. "Untuk perbaikan sekolah tersebut dimungkinkan dianggarkan tahun ini melalui DAK, namun kami masih menunggu petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) dari pusat," katanya.
Dia menjelaskan, untuk SDN 105 sudah dianggarkan untuk penambahan ruang kelas baru (RKB). Dana untuk pengadaan tersebut dianggarkan melalui DAK dan diusahakan tahun 2011 ini. Tahun ini dipastikan sudah ada bantuan pengadaan kekurangan bangku. "Kami ada dana Rp15 miliar dari DAK, namun masih nunggu Juklak dan Juknisnya. Mudah-mudahan untuk rehab sekolah dan pengadaan fasilitas sekolah," katanya.(ant/yan) |

Mozilla Firefox