Bocah SD Tenggelam
Daerah - Sumatera
Ditulis oleh Era Baru News Senin, 23 May 2011

Padang - Siswa SD Nan Balimo Kota Solok, Sumatera Barat, tenggelam di Sungai Binguang saat mandi pada Minggu (22/5) sore.

"Siswa yang tenggelam di Sungai bernama Rafi (8) warga Kampung Baru, Nan Balimo, Kota Solok," kata Kepala Basarnas Sumbar, Zainul Thahar, saat dikonfrimasi dari Padang, Minggu.

Menurutnya, peristiwa tenggelamnya siswa SD tersebut ketika sedang mandi bersama temannya di Sungai Binguang tidak jauh dari rumah korban.

"Korban diduga tidak bisa berenang akhirnya terserat arus deras Sungai Binguang tersebut, sedangkan temannya selamat dari bahaya maut," katanya.

Dia menambahkan, diperkirakan korban terseret arus deras Sungai Binguang sekitar pukul 11.00 WIB saat mandi.

"Teman korban yang selamat dari maut memberitahukan warga sekitar untuk dilakukan pencarian sekitar sungai tersebut. Sementara itu warga lain memberitahukan Tim SAR,"katanya.

Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari warga langsung menuju lokasi dimana siswa SD tersebut tenggelam.

"Kita menurunkan satu tim Rescue untuk melakukan pencarian terhadap korban yang tenggelam di Sungai saat mandi-mandi," katanya.

Menurutnya, pencarian juga dilakukan dengan regu penyelam dari Basarnas serta memakai dua perahu karet menyusuri Sungai Binguang.

"Tim SAR sedikit kewalahan dalam melakukan pencarian terhadap siswa SD yang tenggelam disebabkan arus Sungai Binguang sangat deras,"katanya.

Dia menambahkan, pencarian terhadap siswa SD yang tenggelam tersebut selain dari Tim SAR juga dibantu warga setempat.

"Kita menghentikan pencarian terhadap korban yang tenggelam disebabkan kondisi sekitar sungai sudah gelap, pencarian akan dilanjutkan pada Senin sekitar pukul 08.00 WIB,"katanya.

Korban tenggelam tidak hanya terjadi di daerah Kampung Baru, Nan Balimo, Kota Solok, lanjut Zainul Thahar tetapi juga terjadi di Sungai Lembang Kenagarian Selayo, Kecamatan Kubung, Solok Selatan. Korban di Sungai Lembang bernama Adia Rusdi (9).

Korban yang tenggelam saat mandi bersama temannya itu diduga tidak bisa berenang sehingga terseret arus Sungai.

"Tim SAR hingga saat ini belum menemukan kedua korban tenggelam pada dua daerah di Sumbar tersebut," kata Zainul Thahar.(ant/waa)