| 4 Kota di Indonesia Raih Penghargaan Lingkungan |
| Nasional - Lingkungan |
| Ditulis oleh Era Baru News | Kamis, 24 November 2011 |
|
Pengelolaan kota secara berlanjut, dinilai merupakan inti persoalan untuk mengatasi masalah lingkungan dan perubahan iklim. Saat ini lebih dari 50 persen populasi dunia hidup di kota. lebih dari dua pertiga konsumsi energi dan timbulan limbah termasuk emisi gas rumah kaca. Kementerian Lingkungan Hidup RI selaku tuan rumah penganugerahan ESC 2011 di Bali mengatakan, optimis negara-negara ASEAN berhasil mewujudkan kota yang berwawasan lingkungan. “Saya percaya negara-negara ASEAN sudah memiliki berbagai upaya mengurangi degradasi lingkungan terutama untuk daerah perkotaannya menuju kota-kota yang berwawasan lingkungan,” ujar Menteri Negara Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya, dalam rilisnya Kamis (24/11). Environmentally Sustainable City (ESC) dibentuk oleh Menteri Lingkungan Hidup se-ASEAN 2003 lalu di Siem Reap, Kamboja, sebagai bentuk komitmen pelestarian lingkungan. Pada saat itu juga didirikan Kelompok Kerja untuk Kota Berwawasan Lingkungan (Working Group on Environmentally Sustainable City/AWGESC). Kerangka kerja Kelompok Kerja untuk Kota Berwawasan Lingkungan ASEAN sebelumnya, mengembangkan konsep kerangka kerja Program Kota Berwawasan Lingkungan yang mengidentifikasi tujuan, strategi dan aktifitas untuk isu lingkungan yakni udara bersih, air bersih dan kebersihan. Komitemen tersebut disepakati saat penyelenggaraan Workshop Sustainable Cities in ASEAN di Singapura 2003 lalu. Indonesia pada saat itu mengusulkan pemberian penghargaan kepada kota yang menerapkan konsep “berkelanjutan” dengan mengacu program Adipura di Indonesia. Kota Surabaya terpilih meraih ESC Award 2011 dalam bentuk piala bersama 9 kota negara ASEAN lainnya. Kota ASEAN yang juga meraih Piala itu adalah National Housing Scheme Rimba, Brunei, Phnom Penh, Kamboja, Xamneo, Laos, Perbadanan Putra Jaya, Malaysia, Pyin Oo Lwin, Myanmar, Puerto Princesa, Filiphina, South West CDC, Singapore, Phuket, Thailand dan Danang, Vietnam. Kategori penghargaan sertifikat untuk kota udara bersih, diraih oleh Kota Makassar dengan kategori kota besar, sedangkan kategori kota kecil diraih oleh North Kuching City Hall, Malaysia. Sedangkan Banjarmasin meraih sertifikat dengan kategori kota besar terbaik pengelola air bersih. Untuk kategori kota kecil diraih oleh Kuantan Municipal Council, Malaysia. Peraih penghargaan kota kategori terbersih adalah Palembang dengan kategori kota besar, kota Phitsanulok, Thailand meraih penghargaan yang sama dengan kategori kota kecil. Kategori berdasarkan kota tersebut dibedakan berdasarkan, jumlah penduduk untuk kota kecil populasi sampai 750.000 jiwa dan kota besar populasi sampai dengan 750.001- 1.500.000 jiwa. (mas/asr) |

Bali – Empat kota besar di Indonesia yakni Surabaya, Makassar, Banjarmasin dan Palembang meraih penghargaan Environmentally Sustainable City AWARD 2011. Penghargan tersebut dalam bentuk pengelolaan lingkungan kota berlanjut.
Mozilla Firefox