|
Jakarta - Gunung Soputan di Kota Amurang, Sulawesi Utara meletus Minggu (3/7) pagi. Soputan meletus sekitar pukul 06.00 WITA. Letusan ditandai dengan muntahan abu vulkanik setinggi sekitar enam ribu meter.
"Letusan terjadi berupa letusan eksplosif menyerupai ledakan bom dengan ketinggian muntahan material vulkanik hingga enam kilometer," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono ketika dihubungi via ponsel.
Surono mengatakan, Gunung Soputan sudah dinaikkan statusnya dari waspada menjadi siaga pada Sabtu (2/6) malam. Gunung meletus hanya beberapa jam setelah status tersebut dinaikkan.
"Gunung Soputan terus mengalami peningkatan. Kemarin status dinaikkan pukul 23. Muntahan material pijar atau strombolian terjadi pada Minggu dini hari, beberapa jam setelah status gunung ditingkatkan," sambungnya.
Walau letusan Gunung Soputan tersebut disertai awan panas, Surono mengatakan saat ini masyarakat di sekitar Soputan belum perlu diungsikan. Sebab jarak antara gunung dengan pemukiman warga sangat jauh, rata-rata sekitar 8 kilometer.
Letusan tersebut pun mengakibatkan pohon-pohon bertumbangan karena terkena abu vulkanik dari letusan Gunung Soputan.
Gunung setinggi 1.780 mdpl tersebut sudah sering kali meletus. Letusan terakhir terjadi pada tahun 2004. Sebelumnya Soputan juga meletus pada 2005, 2007, dan 2008. Tipe erupsi dari Soputan adalah ledakan, kubah lava, aliran piroklastik dan aktivitas strombolian.(adi/waa)
|