|
Jakarta - Gunung Lokon di Tomohon, Sulawesi Utara meletus dua kali pada Kamis (14/7) malam dan Jumat (15/7) dinihari. Letusan pertama terjadi pukul 22.40 dan letusan kedua pukul 00.35 Wita.
Letusan pertama dilaporkan lebih keras dari letusan kedua. Pada letusan pertama Gunung Lokon memuntahkan lava pijar setinggi 1.500 meter, sedangkan letusan kedua hanya 600 meter.
Tanda-tanda akan terjadinya letusan dahsyat tersebut sudah mulai muncul sejak Kamis Pagi dengan munculnya asap putih tebal setiggi 100 meter.
Belum ada laporan korban jiwa dalam letusan tersebut. Sementara sebanyak 2.500 warga sekitar telah diungsikan ke tempat yang aman. Namun, hutan setempat tidak luput dari amukan awan panas dan mlava pijar, sehingga terjadi kebakaran hutan.
Hingga Jumat pagi gempa seismik masih terus terpantau, letusan susulan masih mungkin terjadi. Sebanyak 25 kali gempa vulkanik dalam, 30 kali gempa vulkanik dangkal, dan getaran tremor vulkanik dengan amplitudo 0,5 hingga 4 milimeter tercatat di pos pemantauan.
Radius aman pun diperluas menjadi 5 kilometer dari sebelumnya hanya 3,5 kilometer. Pos pengungsi tersebar di empat titik, yakni SMA Kristen I Tomohon, SMK Kristen Tomohon, SMA Kristen Binsus dan SMP 1 Tomohon.
Tim gabungan dari BNPB, BPBD, TNI dan Polri pun siaga mengawal para pengungsi.(adi/waa) |