4 Meninggal Akibat Banjir Lahar Dingin di Ternate
Nasional - Bencana
Ditulis oleh Era Baru News   
Rabu, 09 May 2012 23:22

alt

Ternate - Banjir lahar dingin di Gunung Gamalama, Ternate, Maluku Utara, Rabu dinihari (9/5) pukul 02.00 WIT menyebabkan 4 warga meninggal, 10 hilang, 15 luka-luka dan 58 kepala keluarga mengungsi.

Kepala Humas dan Pusat Data Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya menyebutkan, pendataan yang dilakukan oleh BPBD Maluku Utara dan BPBD Kota Ternate menyebutkan korban meninggal 4 orang.  
 
“Jumlah korban yang hilang 10 orang dan 15 orang luka ringan hingga berat. Kerusakan rumah di 11 kelurahan keseluruhan berjumlah 188 unit rumah, dengan perincian sebagai berikut 15 rumah rusak total, 70 rumah rusak berat, dan 103 rumah rusak ringan,” tulis BNPB.
 
Jumlah pengungsi akibat banjir lahar dingin, mencapai 58 kepala keluarga (KK) atau 284 jiwa. Pengungsi tersebar di pos pengungsi yaitu di eks-Kantor Gubernur Maluku Utara dan aula SMK Negeri 2 Ternate. Hingga kini pendataan korban jiwa dan lain-lain masih dilakukan oleh petugas setempat.

Kerusakan yang ditimbulkan adalah infrastruktur meliputi 2 jembatan rusak total yaitu di  Desa Daulasi dan Desa Air Tege-Tege, dan 2 jembatan rusak ringan di jembatan STM Kelurahan Dufa-Dufa dan Akesako Kelurahan Akehuda.

Banjir lahar dingin pada Rabu dini hari, terjadi setelah hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut. Tercatat, tiga wilayah yang terkena yaitu di pantai Kelurahan Dufa-Dufa Kecamatan Ternate Utara, Kelurahan Takoma Kecamatan Ternate Selatan, dan Kelurahan Salahudin Kecamatan Ternate Tengah. (bnpb/asr)

 
Stay Slim and Healthy